Oleh: Heru Hermanto (Ketua PC Pergunu Kota Depok)
Dunia pendidikan saat ini bergerak begitu cepat, hingga membuat kita merasa kewalahan. Kita harus jujur bahwa secara organisasi, mungkin kita belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara luas, belum mampu berada di tengah-tengah masyarakat. Namun, satu hal yang pasti, Pergunu Kota Depok akan selalu memilih untuk berdiri berdampingan dengan guru.
Bagi kami, komitmen ini diwujudkan dalam dua langkah nyata. Pertama yakni Merawat yang Berjuang. Guru prasejahtera adalah prioritas utama yang kami layani. Mereka yang tetap setia mendidik dalam keterbatasan materi adalah penjaga martabat pendidikan kita.
Kedua yaitu Mengasah yang Cendekia. Guru dengan kapasitas intelektual tinggi kami beri ruang untuk berdaya, agar kecerdasannya tidak berhenti di kepala sendiri, melainkan meluap menjadi manfaat bagi sesama. Dengan demikian manfaat selalu mengalir pada sesama profesi.
Sebagai guru, perjuangan tidak selalu soal menjadi konseptor di balik meja, menciptakan gagasan baik yang terstruktur. Akan tetapi setiap kontribusi sekecil apa pun adalah bentuk ibadah dan edukasi. Jika langkah kita terasa berat, ingatlah suatu prinsip sederhana ini.
“Jika belum sanggup menjadi pemikir, jadilah penggerak di lapangan. Jika bergerak pun terasa sulit, jadilah penghibur yang memberikan semangat dan kehangatan bagi rekan sejawat yang sedang lelah.”
Dunia pendidikan tidak hanya haus akan kecerdasan otak, tapi juga kerinduan akan ketulusan hati. Kita tidak perlu memaksa diri menjadi segalanya untuk semua orang. Cukup dengan mengambil peran sesuai kemampuan, guru akan tetap eksis dan relevan di setiap sendi kehidupan.
Tetaplah hadir, tetaplah berarti. Sebab pada akhirnya, guru yang berhenti bergerak adalah guru yang kehilangan jiwanya.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏




