Ziarah Session 7 HSN 2025, PCNU Kota Depok: Napak Tilas Sejarah Ulama dan Wali di Limo

Ziarah Session 7 HSN 2025, PCNU Kota Depok: Napak Tilas Sejarah Ulama dan Wali di Limo

DEPOK – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok melaksanakan kegiatan Ziarah HSN Session 7 pada Sabtu (4/10/2025) ba’da Ashar pukul 15.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian napak tilas perjuangan para ulama dan tokoh penyebar Islam di wilayah Depok. Penanggung jawab kegiatan di lapangan (PIC) pada kegiatan kali ini adalah MWC NU Kecamatan Limo.

Titik ziarah pertama dimulai di makam Kumpi Srilah (Sirrillah). Di tempat ini, rombongan melaksanakan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Gus Hamdi, Ketua MWC NU Limo. Seusai doa bersama, masyarakat setempat, Nian Dharmawan, memberikan penjelasan mengenai sejarah dan kisah turun-temurun tentang Kumpi Srilah. Menurut Nian, Kumpi Srilah adalah salah satu tokoh penyebar Islam di kawasan Limo yang sangat terkenal dari dulu.

“Saya tidak pernah berjumpa langsung, tapi menurut cerita turun temurun, makam ini sudah ada dan beliau (Kumpi Srilah) dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di daerah Limo,” ujar mantan ketua RW ini.

Pada ziarah ini turut dihadiri oleh jajaran PCNU Kota Depok dan MWC NU Limo, antara lain Ketua PCNU KH Achmad Solechan, Gus Munir (Ketua Lesbumi Kita Depok), Ustadz Syahruddin dan Bang Denny (LTN NU), Haji Acep Azhary (Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok bidang perekonomian) serta Hafied NS (Tim Sarkub–Jatman). Sejumlah warga NU setempat juga turut hadir mengikuti kegiatan ini.

Titik terakhir dalam ziarah kali ini adalah makam KH Muhasan dan KH. Ahyani. Di lokasi ini, tahlil dan doa dipimpin oleh Ust. Marjaya dari PRNU Meruyung. KH. Muhasan di daerah Meruyung, dikenal sebagai gurunya para tokoh agama di Depok. Melalui kiprah KH. Muhasan, banyak tokoh agama dan dai yang mengorbit dan meneruskan jejak perjuangannya.

Baca juga  Silaturahmi IPNU-IPPNU Kecamatan Cipayung ke Banom NU Se-Kecamatan Cipayung

Salah seorang putranya juga meneruskan jejak langkah KH. Muhasan, yakni KH. Ahyani. “Beliau berdua adalah orang tua dan kakek kami,” ujar Ust. Marjaya.

Suasana berlangsung khusyuk dan penuh penghormatan terhadap jasa para ulama terdahulu yang telah menanamkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an di wilayah Depok.

Kegiatan Ziarah HSN Session 7 ini menjadi momentum penting bagi warga NU Depok untuk memperkuat silaturahim, mengenang perjuangan para pendahulu, serta meneguhkan semangat hubbul wathan minal iman — cinta tanah air merupakan bagian dari iman.

Kegiatan napak tilas ini akan terus berlanjut hingga momentum pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 mendatang.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏