Depok — Pondok Pesantren Mahir Arriyadh Husnayain di Leuwinanggung, Tapos, kembali menggelar acara Sewelasan pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan keagamaan yang terbuka untuk umum ini dihadiri jamaah dari berbagai wilayah, termasuk Sukmajaya, Tapos, dan Pekapuran. Rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari tersebut berjalan khidmat dengan nuansa keilmuan dan spiritualitas yang kental.
Acara dimulai sejak ba’da subuh, pukul 05.00 WIB, dengan Simaan Al-Qur’an yang diikuti para santri dan jamaah. Tradisi simaan ini menjadi pembuka kegiatan Sewelasan sebagai bentuk pengagungan terhadap Al-Qur’an serta ikhtiar memohon keberkahan melalui pembacaan ayat-ayat suci.
Memasuki malam hari ba’da Isya, rangkaian acara kembali dilanjutkan pada pukul 20.30 WIB dengan Doa Khataman, disusul Istighotsah yang dipimpin oleh KH Ahmad Bukhori (Mbah Mad). Suasana religius semakin terasa ketika pembacaan Manakib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani dikumandangkan, menghidupkan kembali tradisi keilmuan para wali serta meneguhkan keteladanan spiritual di tengah masyarakat.
Setelahnya, hadirin bersama-sama membacakan Maulid Nabi Muhammad SAW, dipimpin oleh grup Hadroh Ustadz Romdon, yang menambah semarak peringatan melalui lantunan shalawat. Acara kemudian berlanjut dengan sesi Mauidzah Hasanah oleh Kyai Abdul Mujib, yang menyampaikan hikmah dan pesan moral yang bersumber dari kitab kuning. Ceramah tersebut menjadi penutup rangkaian malam dengan pesan-pesan mendalam mengenai akhlak, ketakwaan, dan tradisi ilmiah pesantren.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh, di antaranya Kiai Harir serta Pakde Nasirun, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Mahir Arriyadh Husnayain. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menegaskan pentingnya Sewelasan sebagai agenda rutin yang memperkuat ikatan spiritual dan sosial di lingkungan pesantren.
Acara yang digelar di Jl. Cakung No. 8-B, RT 002/RW 06, Leuwinanggung, Tapos, Kota Depok ini berlangsung tertib dan hangat. Para jamaah mengikuti seluruh rangkaian hingga selesai dengan penuh kekhusyukan.
Melalui tradisi Sewelasan, Pondok Pesantren Mahir Arriyadh Husnayain berharap dapat terus menjadi pusat penguatan spiritual, keilmuan, dan kebersamaan masyarakat, sekaligus merawat tradisi Islam Nusantara yang diwariskan para ulama.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏





