Depok – Dalam rangka menyambut Hari Santri 2025, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sawangan menggelar kegiatan Napak Tilas Menuju Hari Santri melalui ziarah sesepuh, muharrik NU, dan pejuang Islam di wilayah Sawangan, pada Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menjadi ziarah ke-10 dari rangkaian napak tilas yang sebelumnya telah dilaksanakan di sembilan kecamatan lain di Kota Depok.
Napak tilas kali ini meliputi tiga titik penting di Sawangan yang menjadi lokasi makam para tokoh NU dan pejuang Islam, yakni Alm. KH Muhamad Amin bin H. Mursalin, di pekarangan Masjid Jami’ Darul Fallah, Jl. Abdul Wahab, Kelurahan Kedaun, Alm. Ust. H. A. Nasihin bin H. Mari, di Kampung Kebon, Kelurahan Cinangka dan Alm. KH Makmun bin Ta’yin, di Kompleks Pesantren Vocational Al-Ma’mun, Jl. Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan.
Ziarah dihadiri sejumlah tokoh PCNU Kota Depok, antara lain KH Achmad Solechan (Ketua PCNU Depok), Ustadz Robi Sugara dan Ustadz Alip Nuryanto (Wakil Ketua PCNU), Dicky Mubarak (Wakil Bendahara), Rizky Apriwijaya dari Lembaga Perekonomian NU Depok, Handy Fernandy dari LTN NU Depok, serta KH Ahmad Sujai, M.M. dari Lembaga Perguruan Tinggi NU Depok. Turut hadir pula Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sawangan, Hj. Choiriwati, S.Pd.I, serta jajaran pengurus MWCNU Sawangan yang terdiri atas KH Rohimi Azhari, M.Pd. (Rois Syuriah), H. Syaiful Anwar (Katib Syuriah), Ust. Aditya Nurpratama, S.H.I. (Ketua Tanfidziyah), dan Ust. Harry Hermawan (Sekretaris).
Ketua MWCNU Sawangan, Ust. Aditya Nurpratama, S.H.I., menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar tradisi spiritual, tetapi juga bentuk nyata menyambung perjuangan para ulama pendiri NU.
“Ziarah ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendiri dan penggerak NU di Sawangan. Dari mereka kita belajar keikhlasan, ketulusan, dan semangat menjaga agama serta bangsa,” ujarnya.
Katib Syuriah MWCNU Sawangan, H. Syaiful Anwar, mengenang KH Muhamad Amin bin H. Mursalin sebagai tokoh kunci renovasi Masjid Jami’ Darul Fallah pada tahun 1971–1975 dan salah satu pendiri SMP Islam Al-Ma’arif Cinangka.
Sementara itu, Ust. Drs. Fatulloh mengenang Alm. Ust. H. A. Nasihin bin H. Mari sebagai guru ngaji masyarakat Cinangka, serta pernah aktif di Ansor dan GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia).
Sedangkan Dr. KH Ahmad Sujai, M.M., menuturkan bahwa KH Makmun bin Ta’yin pernah menjabat sebagai Rois Syuriah NU Sawangan ketika wilayah Depok masih bagian dari Kabupaten Bogor.
“Bersama H. Badrudin—saat itu Ketua PAC GP Ansor Sawangan dan kemudian menjadi Ketua PC GP Ansor Depok—beliau menyalakan kembali obor perjuangan NU di wilayah ini,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan, nama KH Makmun bin Ta’yin kini diabadikan menjadi nama Pesantren Vocational Al-Ma’mun, yang dirintis ulang setelah 30 tahun vakum.
Kegiatan Napak Tilas Muharrik NU ini menjadi pengingat akan pentingnya meneladani perjuangan para ulama pendiri dan penggerak NU. Melalui kegiatan ini, PCNU Depok berharap dapat menghidupkan kembali semangat dakwah, pendidikan, dan pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan agama.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏





