Khatam Dua Kitab, GP Ansor Ranting Cilodong Gelar “Cilodong Bermunajat” di Malam Ke-23 Ramadhan

whatsapp image 2026 03 13 at 10.01.19

CILODONG, [12 Maret 2026] – Memasuki fase sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cilodong sukses menyelenggarakan penutupan rangkaian Ngaji Pasaran Ramadhan sekaligus Khotmil Kutub pada malam ke-23 Ramadhan. Acara yang mengusung tema “Cilodong Bermunajat” ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong.

Ketua Ranting Ansor Cilodong, Muhammad Hidayat, menyampaikan bahwa sejak awal Ramadhan hingga malam ke-23, para pemuda dan jamaah secara rutin mengadakan kajian kitab kuning. Pada momentum penutupan ini, GP Ansor Ranting Cilodong berhasil mengkhatamkan dua kitab penuh makna, yakni kitab Wasiyatul Musthofa karya Imam Abdul Wahab Asya’roni dan kitab Al-Muqtatofat Li Ahlil Bidayat karya KH. Marzuqi Mustamar.

Acara puncak penutupan dan Khotmil Kutub ini dirangkai dengan gelaran Istighosah bersama yang dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.

Turut hadir memadati lokasi acara, segenap jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cilodong yang dipimpin oleh Ketua Tanfidziyah, Ust. H. Abdul Muhyi beserta jajarannya. Hadir pula Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor Cilodong, Sahabat Fauzy Kurniawan, serta lebih dari 30 anggota Banser Cilodong yang dipimpin langsung oleh Kasatkoryon Cilodong, Komandan Idris, guna memastikan acara berjalan lancar dan aman.

Dalam keterangannya, Ketua Ranting Ansor Cilodong, Muhammad Hidayat, menjelaskan bahwa acara ini secara khusus memanfaatkan keberkahan malam ganjil di bulan Ramadhan sebagai upaya spiritual untuk membentengi akidah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

“Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan ghiroh (semangat) Pemuda Ansor untuk giat mengaji. Kami ingin menegaskan bahwa kader Ansor harus bisa meneruskan tradisi orang-orang zaman dahulu, yaitu giat mengaji dan membekali diri dengan ilmu agama yang kuat,” jelas Muhammad Hidayat.

Baca juga  Intimidasi Terhadap Penulis Opini, Ketua LTN NU Kota Depok: Demokrasi Telah Dikafani

Lebih lanjut, Muhammad Hidayat juga menyoroti kondisi sosial generasi muda saat ini dan peran strategis yang harus diambil oleh GP Ansor.

“Ansor juga harus bisa menjadi garda terdepan dalam menerapkan akhlak mulia, khususnya di saat anak-anak muda sekarang banyak yang mengalami degradasi moral,” imbuhnya menegaskan visi gerakan pemuda tersebut.

Melalui acara “Cilodong Bermunajat”, GP Ansor Ranting Cilodong berharap tradisi keilmuan pesantren dan amaliah keagamaan NU dapat terus membumi dan menjadi fondasi yang kokoh bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏