Lailatul Ijtima VIII PRNU Mekarsari Perkuat Ukhuwah Aswaja dan Semangat Kaderisasi NU

whatsapp image 2026 07 13 at 09.14.04

DEPOK — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok kembali menggelar Lailatul Ijtima VIII pada Minggu (12/7/2026) di Musholla Darul Muttaqin, RT 02 RW 10, Kelurahan Mekarsari. Mengusung tema “Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah”, kegiatan berlangsung khidmat mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB dan diikuti sekitar 60 jamaah.

Kegiatan rutin bulanan ini dihadiri jajaran pengurus PRNU Mekarsari, tokoh masyarakat, pengurus MWCNU Cimanggis, serta perwakilan ranting NU dari berbagai wilayah. Hadir di antaranya Rois Syuriyah MWCNU Cimanggis KH. Nasuha, Ustadz Ahmad Riyadi, Ustadz Effen, Ustadz Agus Syarif Rofiqi beserta jajaran, Wakil Lembaga Syuriyah PRNU Mekarsari Ustadz Zakaria, M.Pd, serta perwakilan PRNU Harjamukti, Cisalak Pasar, Curug, dan Pasir Gunung Selatan.

Acara diawali dengan pembacaan tawasul, tahlil, dan rangkaian amaliah Ahlussunnah wal Jamaah,

Mewakili Ketua Tanfidziyah PRNU Mekarsari, Ustadz Kuncoro, pengurus menyampaikan beberapa pesan penting kepada jamaah. Pertama, mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus menjaga kebersamaan dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan menjadikan khidmah kepada umat sebagai semangat utama dalam berorganisasi.

Selain itu, disampaikan pula apresiasi terhadap Program Beasiswa Kader Penggerak NU (BKPNU) yang digagas PCNU Kota Depok. Sebanyak tujuh kader dari Kecamatan Cimanggis dinyatakan lolos mengikuti program beasiswa magister tersebut, termasuk salah satu pengurus PRNU Mekarsari.

“Semoga program ini menjadi keberkahan, melahirkan kader-kader NU yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengabdi kepada umat serta organisasi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran historis dalam menjaga keutuhan bangsa melalui dua prinsip utama, yakni Himayatuddin (menjaga agama) dan Himayatul Wathan (menjaga negara). Karena itu, seluruh warga Nahdliyin diajak terus memperkuat ukhuwah dan menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga  Silaturahmi & Ngopi Bareng Kader NU Cimanggis Bahas Penguatan Kaderisasi dan Agenda Organisasi

Sementara itu, mewakili MWCNU Cimanggis, Ustadz Ahmad Riyadi mengapresiasi perkembangan Musholla Darul Muttaqin yang kini semakin nyaman setelah selesai direnovasi. Ia juga mengingatkan pentingnya berkhidmah di Nahdlatul Ulama karena memiliki sanad keilmuan yang jelas serta tradisi tabarrukan kepada para ulama.

“Di NU kita belajar menjaga sanad keilmuan yang bersambung kepada Rasulullah SAW melalui para ulama. Dengan sanad dan tabarrukan, kita menjaga kemurnian ajaran Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus memperoleh keberkahan dalam menuntut ilmu dan beribadah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus agar terus mengembangkan kegiatan Lailatul Ijtima secara bergilir di berbagai lingkungan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan merangkul masyarakat. Menurutnya, semangat berjamaah merupakan salah satu pesan penting dalam Qanun Asasi karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, sebagaimana hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa Allah menjaga orang-orang yang hidup berjamaah dan bersatu.

Pada sesi utama, jamaah mengikuti kajian Kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari yang disampaikan oleh Ustadz Zakaria, M.Pd. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa KH. Hasyim Asy’ari menegaskan kelompok Ahlussunnah wal Jamaah adalah mereka yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an, As-Sunnah, ijma’ ulama, dan mengikuti jalan para sahabat.

Beliau juga menjelaskan bahwa kelompok Rofidah (Syiah ekstrem) dan Ibahiyah dikategorikan sebagai golongan yang menyimpang dari manhaj Ahlussunnah wal Jamaah. Sementara dalam bidang akidah, Ahlussunnah mengikuti pemikiran Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Manshur al-Maturidi; dalam fikih mengikuti salah satu dari empat mazhab, khususnya Mazhab Syafi’i; serta dalam tasawuf mengikuti ajaran Imam Al-Ghazali.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarpeserta. Lailatul Ijtima VIII kembali menjadi bukti komitmen PRNU Mekarsari dalam menjaga tradisi keilmuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta memperkokoh persatuan warga Nahdliyin di tengah masyarakat.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

Baca juga  JPZIS Masjid Al-Hikmah Terbentuk, Ketua Ranting NU Tugu Dorong Pembentukan JPZIS Baru

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏