Depok – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Bojongsari menggelar pelatihan digital marketing sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi kader di era digital. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Januari 2026, di Kedai Kopi Popo, Curug, Bojongsari, Kota Depok.
Pelatihan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB itu diikuti oleh 37 peserta yang mayoritas merupakan kader ibu muda Fatayat NU. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi PAC Fatayat NU Bojongsari dengan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Depok, Siswanto, serta Ketua DPC PKB Kota Depok yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Muhammad Faizin.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan praktik langsung. Para peserta terlibat intens berdialog dengan mentor pelatihan, Bobi Afif, seorang praktisi digital marketing yang juga menjabat sebagai Ketua PAC PKB Sukmajaya, Kota Depok. Pada sesi akhir, peserta diminta mempraktikkan pembuatan konten iklan untuk salah satu produk sebagai bentuk penerapan materi yang telah disampaikan.
“Salah satu indikator keberhasilan pelatihan ini adalah keberanian peserta membuat konten dan tampil di depan kamera tanpa rasa malu,” ujar Bobi Afif.
Ia menjelaskan bahwa dasar utama dalam pembuatan konten iklan adalah teknik mereview produk secara jelas dan informatif, sehingga calon konsumen dapat memahami nilai dan keunggulan produk yang ditawarkan.
Sementara itu, Siswanto menekankan pentingnya keberanian untuk segera memulai usaha berbasis digital. Menurutnya, banyak pelaku usaha yang gagal berkembang karena terlalu lama merencanakan tanpa melakukan eksekusi.
“Bisnis online yang sukses adalah bisnis yang segera dimulai. Tidak harus menunggu modal besar, cukup dengan telepon genggam dan koneksi internet, asalkan didukung teknik pembuatan konten yang sederhana namun tepat sasaran, seperti mereview produk,” kata Siswanto.
Pandangan serupa disampaikan Muhammad Faizin. Ia menilai bisnis online memiliki potensi besar karena jangkauan pasarnya yang luas. “Penghasilan dari bisnis online bisa sangat terbuka dan tidak terbatas, tergantung pada kualitas konten dan konsistensi pelaku usaha dalam mengelolanya,” ujarnya.
Pelatihan digital marketing ini dinilai relevan dalam meningkatkan kompetensi kader Fatayat NU di tengah perkembangan teknologi informasi. Selain memperluas jangkauan pasar, keterampilan digital juga dinilai mampu meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah.
Kegiatan ini dinilai cocok bagi kader ibu muda Fatayat NU yang memiliki keterbatasan waktu karena tanggung jawab domestik. Dengan memanfaatkan waktu luang di sela aktivitas merawat anak, para peserta diharapkan dapat menjalankan usaha dari rumah masing-masing.
Ketua PAC Fatayat NU Bojongsari, Binti Khoiriyah, berharap pelatihan digital marketing dasar ini tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi dapat dipraktikkan secara berkelanjutan oleh para peserta. Ia juga berharap ke depan dapat diselenggarakan pelatihan lanjutan guna memperdalam kemampuan digital marketing kader Fatayat NU Bojongsari.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏





