MWC NU Sukmajaya Gelar Musyawarah Kerja II: Perkuat Militansi dan Pengembangan Potensi Kader

MWC NU Sukmajaya Gelar Musyawarah Kerja II: Perkuat Militansi dan Pengembangan Potensi Kader

Sukabumi, 22–23 November 2025 — MWC NU Sukmajaya melaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) II dengan tema “Penguatan Militansi dan Pengembangan Potensi Kader Nahdlatul Ulama Kecamatan Sukmajaya” yang berlangsung di Villa Njid & Jiddah, Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Acara dibuka dengan pembawa acara Ustadz Romadhon, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin Ustadz Mubarok. Suasana penuh khidmat mengiringi jalannya pembukaan Musker yang dihadiri para pengurus MWC, Banom, serta perwakilan PRNU dari berbagai ranting.

Rois Syuriah MWC NU Sukmajaya, KH. Sainan, secara resmi membuka Musyawarah Kerja II tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyerukan pentingnya memperkuat kaderisasi, memantapkan hati dalam berkhidmah, dan memperkuat sinergi lintas badan otonom (Banom).

“IPPNU, IPNU, dan seluruh Banom harus memperkokoh barisan, memperluas pengabdian, dan menguatkan peran strategis dalam kehidupan sosial-keagamaan,” tegas KH. Sainan.

Beliau juga menekankan bahwa program kerja harus dapat menyentuh aspek keagamaan, pendidikan Aswaja, penguatan sekolah-sekolah bernuansa NU, pemberdayaan sosial ekonomi melalui sedekah, serta optimalisasi peran UMKM warga Nahdliyin.

KH. Sainan menambahkan bahwa NU Sukmajaya harus terus menjaga keutuhan NKRI, mempererat silaturahmi, dan memastikan program antar Banom maupun antara MWC dan ranting tidak tumpang tindih.

Musker kemudian berlanjut dengan pembukaan sesi pleno oleh Ketua MWC Sukmajaya, Ustadz Fachrudin. Pleno dihadiri para unsur penting, seperti Muslimat NU, Fatayat, Banser, Ansor, serta para ketua ranting: Mekarjaya, Bakti Jaya, dan Tirtajaya, juga IPNU dan IPPNU.

Pemaparan program dari tiga PRNU ranting dimulai oleh PRNU Bakti Jaya yang diwakili Gus Sholah. Ia menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, antara lain peringatan Hari Lahir (Harlah) NU, kegiatan rutin ngaji, peringatan Isra Mi‘raj, serta berbagai program sosial seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca juga  Pelajar NU Sukmajaya Luncurkan Semesta Project, Salurkan Bantuan untuk Warga yang Membutuhkan

Selanjutnya, Ustadz Kosasih dari PRNU Mekarjaya memaparkan penguatan kegiatan keagamaan, pembinaan kader, serta penguatan jamaah melalui kegiatan rutin seperti pembacaan tahlil dan pengajian malam Ahad. Adapun dari PRNU Tirtajaya, H. Rahmat selaku Wakil Ketua PRNU memaparkan beberapa program unggulan, antara lain kegiatan Lailatul Ijtima’ yang diselenggarakan setiap bulan, program koin NU yang berjalan dengan baik, program Jumat Barokah, serta gerakan Kotak Sepuluh sebagai bentuk sedekah berkelanjutan bagi warga.

Pada sesi akhir, Ketua PCNU Kota Depok, KH Achmad Solechan memberikan nasihat penting kepada seluruh peserta Musker. Ia menekankan pentingnya kesatuan, kepedulian sosial, dan peran aktif NU di lingkungan tempat tinggal.

“Warga NU Sukmajaya harus bersatu, bahu membahu, dan peka terhadap persoalan sosial di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” pesan Kiai Alec.

Ia menegaskan bahwa ketua ranting harus mampu berkolaborasi dengan lurah setempat, serta perlu membentuk anak ranting di setiap RT agar struktur organisasi lebih kokoh hingga tingkat paling bawah.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏