MWC NU Cipayung Gelar Musyawarah Kerja II, Tegaskan Kemandirian dan Moderasi Organisasi

MWC NU Cipayung Gelar Musyawarah Kerja II, Tegaskan Kemandirian dan Moderasi Organisasi

Cipayung, 21 November 2025 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cipayung menggelar Musyawarah Kerja (Musker) II di Villa Pondok Mutiara, Bojonggede, Bogor, dengan mengusung tema “Menuju MWC Cipayung yang Mandiri, Kreatif, dan Moderat.” Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Cipayung, mulai dari Rois Syuriah, KH. Bahruddin Thoyyib, M.Pd., Ketua Tanfidziyah Ust. Buchori Amin, para pengurus Banom PAC Cipayung, serta PRNU dari lima kelurahan di wilayah Cipayung.

Hadir pula para tokoh PCNU, seperti Wakil Rois Syuriah PCNU KH. Moh. Hariruddin, KH. Moh. Rais, dan Wakil Ketua PCNU H. Triyono, M.Pd.. Sementara itu, Camat Cipayung, Muhammad Reza, S.STP, M.Si., turut menghadiri sekaligus membuka Musker II tersebut secara resmi.

Musyawarah kerja kali ini difokuskan pada evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan, sekaligus penyusunan rencana kerja baru yang lebih strategis. Mustasyar MWC NU Cipayung, KH. Fathuri Wahmad, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan konsolidasi antar PRNU, penguatan digitalisasi dalam rekrutmen anggota Banom, serta pemahaman mendalam para pengurus terhadap Perkum, AD/ART, dan pedoman organisasi lainnya.

“Pengurus MWC dan ranting harus paham perkum dan AD ART agar program kerja dapat dijalankan dengan efektif. Kemandirian harus dibangun melalui program-program kreatif dan moderat,” ujar KH. Fathuri Wahmad.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Cipayung, Muhammad Reza, S.STP, M.Si., menekankan pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan umaro dalam memajukan wilayah Cipayung. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan dan MWC NU Cipayung harus berjalan seiring untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Kedekatan dan sinergitas antara ulama dan umaro mutlak diperlukan. Kerja sama yang baik antara MWC NU dengan pemerintahan Cipayung menjadi kunci kemajuan dan kesejahteraan warga,” tegasnya.

Baca juga  Silaturahmi dan Evaluasi PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Cipayung Bersama Pembina

Rois Syuriah MWC NU Cipayung, KH. Bahruddin Thoyyib, M.Pd., dalam arahannya menjelaskan bahwa Musker II tidak hanya berfungsi sebagai forum evaluasi program, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki struktur kepengurusan organisasi.

“Musyawarah Kerja II ini bertujuan mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan sekaligus merestrukturisasi kepengurusan demi menyongsong masa depan. Harapannya agar pengurus semakin giat dan menyala ghirah-nya dalam berkhidmah untuk NU,” ujarnya.

Dengan mengusung tema yang progresif, MWC NU Cipayung menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai organisasi yang mandiri secara kelembagaan, kreatif dalam gerakan, serta moderat dalam pendekatan dakwah dan sosial kemasyarakatan. Musker II ini diharapkan dapat memperkuat peran MWC NU Cipayung dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi umat dan bangsa.”

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏