Harlah Ke-4 Pondok Pesantren Nidaul Haq: Momentum Penguatan Ekosistem Dakwah dan Legitimasi Filantropi Melalui Lazisnu Kota Depok

Harlah Ke-4 Pondok Pesantren Nidaul Haq: Momentum Penguatan Ekosistem Dakwah dan Legitimasi Filantropi Melalui Lazisnu Kota Depok

DEPOK – 24 Desember 2025, Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong baru saja menapaki usia keempatnya dalam sebuah peringatan Hari Lahir (Harlah) yang tidak hanya dimaknai sebagai seremoni pertambahan usia, melainkan sebagai tonggak transformasi kelembagaan. Dalam perhelatan yang berlangsung khidmat ini, Pesantren Nidaul Haq menegaskan posisinya tidak sekadar sebagai pusat studi Islam (center of islamic studies), tetapi juga sebagai pilar pemberdayaan sosial ekonomi umat melalui integrasi resmi dengan Lazisnu Kota Depok yang telah mendapatkan persetujuan legalitas dari PBNU.

Konsolidasi Organisasi dan Soliditas Jam’iyah

Acara ini menjadi bukti nyata soliditas struktur Nahdlatul Ulama di Kota Depok. Lebih dari 350 tamu undangan hadir memadati lokasi acara, merepresentasikan dukungan lintas elemen yang komprehensif. Kehadiran ini mencakup berbagai Badan Otonom (Banom) NU sebagai pilar organisasi, mulai dari segmen pelajar (IPNU), pemuda dan paramiliter (GP Ansor dan Banser), hingga segmen perempuan (Fatayat dan Muslimat), serta para pendekar Pagar Nusa. Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat sekitar dan jamaah umum juga terlihat dominan, menandakan bahwa keberadaan pesantren telah diterima dengan baik sebagai bagian integral dari dinamika sosial warga setempat.
Sinergi antarelemen ini diperkuat dengan rangkaian kegiatan spiritual (amaliyah) yang menjadi ciri khas tradisi santri. Dimulai dengan Khatmil Qur’an, Istighosah Kubro sebagai munajat kolektif, pembacaan Manaqib dan Maulid Al-Barzanji untuk merekatkan dimensi spiritualitas. Suasana khidmat ini dipadukan secara harmonis dengan kreativitas seni religius yang ditampilkan oleh Ibu-ibu Muslimat, menciptakan atmosfer acara yang sakral namun tetap humanis.

Legitimasi Institusional: Mandat Lazisnu Kota Depok

Puncak strategis dari Harlah ke-4 ini adalah prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) dari Lazisnu Kota Depok. Legalitas ini menjadi poin krusial karena telah melalui proses verifikasi dan persetujuan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), memberikan mandat penuh kepada Pesantren Nidaul Haq untuk mengelola dana filantropi Islam secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Pengasuh Pondok Pesantren Nidaul Haq, Kyai Lukman Nursalim, dalam orasi kelembagaannya menyampaikan pandangan yang visioner terkait pencapaian ini. Beliau menekankan bahwa pesantren di era kontemporer harus mampu menerjemahkan nilai-nilai agama ke dalam aksi nyata pemberdayaan.

Baca juga  Majelis Sema'an Al-Quran JQH Putri Kota Depok Gelar Kegiatan Rutinan Bulanan

“Harlah keempat ini adalah fase akselerasi bagi Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong. Kami tidak ingin pesantren hanya menjadi menara gading keilmuan yang berjarak dari realitas sosial. Dengan diterimanya SK resmi dari Lazisnu Kota Depok yang terverifikasi PBNU ini, Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong kini memiliki instrumen legal yang kuat untuk melakukan pemberdayaan umat. Ini adalah transformasi dari dakwah lisan menuju dakwah bil hal (aksi nyata), menjadikan pesantren sebagai pusat sirkulasi kemaslahatan umat, dan menjalankan mandat dari Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren bahwa pesantren memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu Pendidikan, Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat” tegas Kyai Lukman.

Investasi Intelektual dan Karakter Generasi

Sebelum puncak acara, Pesantren Nidaul Haq Cilodong juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan pra Harlah yang berorientasi pada pengembangan kapasitas generasi muda. Kegiatan ini dirancang sebagai kompetisi edukatif yang meliputi lomba adzan, mewarnai, pidato, dan cerdas cermat.

Secara khusus, kompetisi Cerdas Cermat Berbasis Kitab Kuning menjadi sorotan utama. Hal ini merefleksikan komitmen pesantren dalam menjaga literasi turats (kitab klasik) sebagai basis epistemologi keilmuan pesantren. Melalui lomba ini, Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong berupaya menanamkan kecintaan terhadap khazanah keilmuan Islam sekaligus membentuk karakter santri yang kompetitif dan berwawasan luas.
Melalui perpaduan antara ritual keagamaan yang kuat, legitimasi manajerial dari Lazisnu Kota Depok, serta fokus pada pendidikan karakter, Harlah ke-4 Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong menjadi manifestasi dari kesiapan pesantren dalam menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Tentang Pondok Pesantren Nidaul Haq Cilodong Pondok Pesantren Nidaul Haq yang berlokasi di Cilodong, Depok, adalah lembaga pendidikan Islam yang mengintegrasikan tradisi keilmuan pesantren dengan pemberdayaan masyarakat. Sebagai mitra strategis Lazisnu Kota Depok, pesantren ini berkomitmen menghadirkan solusi sosial-keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Baca juga  Ketua Komisariat PMII Universitas Islam Depok: Sutan Akhyar Rajabi, Dinobatkan Menjadi Wisudawan Terbaik UID ke-19

Narahubung Media: [Khairil] [Ketua Panitia] [+62851-3877-9142]

 

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏