Depok – Lembaga FORDAF PC Fatayat NU Kota Depok menggelar kegiatan “Buka Puasa Bersama dan Kajian FAKIH(Fatayat Depok Kajian Ilmu dan Hikmah) ke-3” pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Aida Suite UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kampus 2. Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang terdiri dari kader dan pengurus Fatayat NU Kota Depok.
Kegiatan FAKIH ini adalah kegitan kajian yang rutin dilaksanakan di bulan Ramadhan, baik secara online maupun ofline, menghadirkan narasumber-narasumber yang kompeten di bidangnya, kata Ketua FORDAF Nur Aisyah Sholihah.
Mengusung tema “AI sebagai Amanah: Bijak Menggunakan Kecerdasan Artificial”, kajian menghadirkan narasumber Hj. Khodijah Huliyah, M.Si., Ph.D, Director of Artificial Intelligence and Literacy Innovation Institute UIN Jakarta.
Dalam pemaparannya, Hj. Khodijah Huliyah menegaskan bahwa kecerdasan artifisial (AI) merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang harus dipandang sebagai amanah. AI memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu pembuatan iklan pemasaran produk UMKM serta mendukung pengembangan digital marketing.
Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa dalam dunia pendidikan, AI kerap dimanfaatkan pelajar untuk memperoleh jawaban instan atas soal-soal pembelajaran. Jawaban yang seharusnya dipahami melalui proses berpikir mendalam, terkadang diperoleh secara cepat tanpa pemahaman yang utuh. Oleh karena itu, diperlukan metode pengecekan pemahaman seperti diskusi dan tes lisan agar proses belajar tetap bermakna dan tidak sekadar instan. Dalam hal ini tugas orang tua wajib untuk mengawasi putra putrnya saat berselancar di dunia maya dan bisa mengarahkan pada pengembangan diri yang positif.
Ketua PC Fatayat NU Kota Depok, Ade Rina Farida, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum menambah ilmu melalui kajian yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Harapan kami, ilmu tentang AI ini ke depan dapat diperdalam lagi dalam pelatihan-pelatihan selanjutnya, agar kader Fatayat semakin mampu memanfaatkan kemajuan teknologi AI secara optimal dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU dalam sambutannya berpesan bahwa berorganisasi harus dijalani dengan rasa bahagia. Dalam ber-Fatayat, setiap kader diharapkan dapat berkhidmat sehingga memperoleh manfaat dan keberkahan. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ada di Depok di semua tingkatan.
Turut hadir memberikan sambutan, Muhammad Faiz, Ketua DPC PKB Kota Depok sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia menyampaikan bahwa AI sangat bermanfaat dalam pengembangan digital marketing. PKB sendiri telah menggelar pelatihan digital marketing bagi 5.000 kader dan siap bersinergi dengan Fatayat NU dalam penyelenggaraan pelatihan digital marketing di Kota Depok.
Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Kota Depok menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital kader.
Oleh: Binti Khoiriyah
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏




