DEPOK — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima ke-IX di Musholla Al Ghofur, RT 01/RW 11, Kelurahan Mekarsari, Minggu (18/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 22.00 WIB ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan menjaga kekompakan warga Nahdlatul Ulama (NU).
Mengusung semangat silaturahmi warga NU, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 45 jamaah yang terdiri atas pengurus NU, tokoh masyarakat, pengurus masjid dan musholla, serta perwakilan pengurus NU dari wilayah sekitar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah MWCNU Cimanggis, Ustaz H. Ahmad Firdaus, S.S., Sekretaris MWCNU Cimanggis, Ustaz Fauqo, Rois Syuriah MWCNU Cimanggis, KH Nasuha, serta sejumlah pengurus MWCNU lainnya, yakni Ustaz Fajri Rizki dan Ustaz M. Agus Syarif Rofiqi.
Turut hadir Ketua DKM Musholla Al Ghofur, H. Soim; Ketua RT 01, Wiwid Chandra Kirana; Ketua RT 03, Kuncoro; pembaca kitab, Ustaz Zakaria, M.Pd., yang juga menjabat Wakil Lembaga Syuriah PRNU Mekarsari; serta perwakilan PRNU Cisalak Pasar, Ustaz Djunaedi, bersama sejumlah jamaah lainnya.
Dalam sambutannya, Ustaz M. Irwan Husaini yang mewakili DKM Musholla Al Ghofur menyampaikan terima kasih atas kehadiran para jamaah dan pengurus NU. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Ia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga tempat ibadah sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan organisasi NU. Menurutnya, partisipasi warga dapat diwujudkan melalui keaktifan dalam kepengurusan maupun sebagai jamaah, serta bergabung dengan badan otonom dan organisasi di lingkungan NU, seperti Pagar Nusa, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Gerakan Pemuda Ansor.
Sementara itu, dalam penyampaian informasi yang mewakili Ketua Tanfidziyah PRNU Mekarsari, Ustaz A. Djoenda, dijelaskan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima sempat tidak dilaksanakan selama Agustus hingga September 2026. Hal tersebut karena pengurus turut aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Rabiulawal.
Ia menegaskan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar forum pertemuan rutin, melainkan ruang untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan warga NU. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi sarana menjaga kekompakan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan Lailatul Ijtima IX diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid, selawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta kajian kitab Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Kajian kitab disampaikan oleh Ustaz Zakaria, M.Pd.
Melalui kegiatan ini, PRNU Mekarsari berharap silaturahmi antarwarga dan pengurus NU semakin erat, sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan yang berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Semangat untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, dan keaktifan dalam berorganisasi menjadi pesan penting dalam pelaksanaan Lailatul Ijtima IX. Dengan demikian, keberadaan NU di tingkat ranting diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏




