DEPOK — Pagar Nusa Kota Depok menggelar Pagar Nusa Depok Championship 3 di Balai Rakyat Depok 2, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (18/10/2026). Diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, kejuaraan pencak silat tahunan ini diikuti sekitar 300 atlet.
Jumlah peserta tersebut menunjukkan tren peningkatan dalam tiga penyelenggaraan terakhir. Pada kejuaraan pertama, peserta tercatat sekitar 100 atlet. Jumlah itu meningkat menjadi 200 atlet pada penyelenggaraan kedua, hingga mencapai 300 atlet pada tahun ini.
Ketua Pagar Nusa Kota Depok, Ustaz Eko Mustofa, mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu capaian yang patut disyukuri. Menurutnya, pertumbuhan tersebut menjadi modal untuk mengembangkan kejuaraan agar menjangkau lebih banyak atlet pada tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah, peserta terus bertambah. Pada event pertama ada 100 peserta, yang kedua 200, dan yang ketiga ini mencapai 300 peserta,” ujar Eko.
Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat menarik hingga 1.000 peserta dengan cakupan yang lebih luas, termasuk atlet pencak silat dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Eko menambahkan, pengalaman dari tiga penyelenggaraan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Berbagai kekurangan pada pelaksanaan sebelumnya menjadi pembelajaran agar kejuaraan mendatang dapat berlangsung lebih baik dan menjangkau lebih banyak peserta.
“Kami sudah banyak belajar dari pengalaman sebelumnya, termasuk mengevaluasi kekurangan yang ada. Harapannya, ke depan kejuaraan ini bisa semakin besar dan mengundang atlet dari seluruh Jawa Barat,” katanya.
Selain peningkatan jumlah peserta, Pagar Nusa Depok Championship 3 juga diarahkan untuk memberikan manfaat lebih luas bagi para atlet, terutama dalam pengembangan prestasi dan peluang pendidikan.
Eko menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini telah menggunakan sistem yang terhubung dengan pusat prestasi nasional. Menurutnya, pencatatan prestasi melalui sistem tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi atlet, termasuk sebagai dokumen pendukung untuk mengikuti jalur prestasi dalam penerimaan peserta didik di sekolah negeri, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Sekarang kita sudah menggunakan sistem pusat prestasi nasional. Sertifikat prestasi ini diharapkan bisa menjadi salah satu pendukung untuk masuk sekolah negeri melalui jalur prestasi,” ungkapnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pagar Nusa Kota Depok juga menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperbesar skala kejuaraan pada tahun mendatang.
“Harapannya, tahun depan penyelenggaraannya bisa lebih besar lagi,” kata Eko.
Pagar Nusa Depok Championship 3 turut dihadiri oleh Danramil 03/Sukmajaya: Mayor Inf Suyono,S.Sos, Camat Sukmajaya Christine Desima Arthauli, S.STP., M.A., serta Sudjatmiko, S.T., Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan VI Jawa Barat.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan pencak silat sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet di Kota Depok. Momentum Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi pengingat atas peran santri dalam menjaga tradisi, membangun karakter, dan berkontribusi bagi bangsa.
Dengan peningkatan jumlah peserta yang konsisten, Pagar Nusa Kota Depok menargetkan kejuaraan ini terus berkembang menjadi ajang kompetisi yang lebih luas, sekaligus membuka kesempatan bagi atlet untuk mengukir prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏




