PCNU Kota Depok Gelar Dakwah Digital, Gus Romzi Ahmad Tekankan Pentingnya Public Speaking

whatsapp image 2026 10 31 at 18.39.34

DEPOK — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok melalui Lembaga Dakwah Nahdlatul (LDNU) menggelar kegiatan Dakwah Digital bertema “Menguatkan Dakwah Aswaja di Era Digital” pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor PCNU Kota Depok, Kalimulya, ini diikuti 79 peserta dari berbagai unsur NU se-Kota Depok.

Peserta terdiri atas perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom (Banom), termasuk GP Ansor dan Muslimat NU, serta pengurus NU lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader dalam menyampaikan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCNU Kota Depok, KH. Ahmad Solechan, Sekretaris PCNU Kota Depok, H. Hakim Muzayyan, serta jajaran pengurus PCNU Kota Depok lainnya.

Salah satu narasumber, Gus Romzi Ahmad, menyoroti pentingnya kemampuan public speaking bagi para dai dan penggerak dakwah. Menurutnya, keterampilan berbicara di depan publik menjadi salah satu faktor penting agar pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan secara jelas, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.

Kemampuan komunikasi yang baik diperlukan tidak hanya ketika berdakwah secara langsung, tetapi juga saat menyampaikan pesan melalui berbagai platform digital. Para dai dan kader NU perlu memahami cara berkomunikasi yang sesuai dengan karakter audiens agar pesan dakwah dapat diterima secara lebih luas.

Dalam penyampaiannya, Gus Romzi juga menekankan bahwa setiap orang memiliki kecocokan dan selera yang berbeda. Karena itu, pendekatan dakwah perlu mempertimbangkan karakter serta kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran pesan.

“Setiap orang ada cocok-cocoknya dan selera orang berbeda-beda. Yang populer adalah yang disukai. Dakwah itu didengar, disukai, dan dipilih,” demikian pesan yang disampaikan Gus Romzi.

Baca juga  Ponpes Al-Karimiyah Rayakan Milad ke-35 dengan Seminar Nasional dan Konser Musik Ki Ageng Ganjur

Pesan tersebut menegaskan bahwa dakwah membutuhkan pendekatan komunikasi yang tepat. Para dai tidak cukup hanya menguasai materi keagamaan, tetapi juga perlu memahami cara menyampaikan pesan agar menarik perhatian tanpa kehilangan substansi dan nilai-nilai yang diajarkan.

Menguatkan Dakwah Aswaja di Ruang Digital

Perkembangan media digital membuka peluang bagi para dai dan kader NU untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan komunikasi, kreativitas, serta pemahaman terhadap karakter pengguna media sosial.

Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Depok mendorong para peserta untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan mengembangkan pendekatan dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman. Penguatan public speaking diharapkan dapat mendukung kader NU dalam menyampaikan ajaran Islam yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah, baik melalui forum tatap muka maupun media digital.

Kegiatan Dakwah Digital ini juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antarpengurus NU, MWCNU, dan badan otonom dalam mengembangkan gerakan dakwah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dengan melibatkan 79 peserta dari berbagai unsur organisasi, PCNU Kota Depok berharap penguatan kapasitas dakwah dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dakwah tidak hanya dituntut benar secara substansi, tetapi juga perlu disampaikan dengan cara yang komunikatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan audiens.

Melalui penguatan kemampuan komunikasi dan pemanfaatan media digital, nilai-nilai Aswaja diharapkan semakin dikenal dan dipahami masyarakat, khususnya generasi muda, tanpa meninggalkan tradisi keilmuan dan prinsip-prinsip Nahdlatul Ulama.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏