Lailatul Ijtima’ PRNU Tugu Digelar di Masjid Al-Birru, Perkuat Amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah

whatsapp image 2026 11 03 at 09.25.57

DEPOK — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ di Masjid Al-Birru, Jalan H. Japat, Kampung Kelapa Dua, RT 02/RW 10, Kelurahan Tugu. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus NU, tokoh agama, serta perwakilan badan otonom NU di wilayah Kecamatan Cimanggis.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, Ustaz Solahuddin; perwakilan Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) Kota Depok, Ustaz Anwar; Rais Syuriah MWC NU Cimanggis, KH. Nasuhal; Ketua Tanfidziyah MWC NU Cimanggis, KH. Ahmad Firdaus beserta jajaran; perwakilan PRNU se-Kecamatan Cimanggis; serta perwakilan GP Ansor dan Banser Cimanggis.

Kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an 30 juz oleh Jamaah Khotmil Qur’an PRNU Tugu bersama pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan jamaah Masjid Al-Birru sebagai tuan rumah. Rangkaian khataman dimulai dengan pembacaan tawasul yang dipimpin Katib Syuriah PRNU Tugu, Ustaz Robi Cahyadi.

Selanjutnya, pembacaan tahlil dipimpin oleh pengurus DKM Masjid Al-Birru, Ustaz Arif Rifai, dan ditutup dengan doa khatmil Qur’an yang dipimpin Ustaz Ruli Hidayat, juga dari jajaran pengurus DKM Masjid Al-Birru.

Dalam sesi sambutan, Ketua RT 02/RW 10, Imam Subkhi, menyampaikan sambutan pembuka. Dilanjutkan oleh Ketua DKM Masjid Al-Birru, Baesuni, S.E., yang memaparkan sejarah singkat berdirinya masjid tersebut.

Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Tanfidziyah PRNU Tugu, Ustaz Sobahul Laili, kemudian Ketua Tanfidziyah MWC NU Cimanggis, KH. Ahmad Firdaus.

Dalam sambutannya, KH. Ahmad Firdaus mengajak pengurus masjid, musala, dan majelis taklim untuk menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah. Ia juga menyinggung pentingnya wakaf melalui Nahdlatul Ulama sebagai salah satu upaya menjaga keberlangsungan nilai-nilai keagamaan tersebut.

Baca juga  PAC IPNU-IPPNU Sukmajaya Tutup Ngaji Moment Ramadhan dengan Khataman Al-Qur’an di Malam 27 Ramadhan

Menurutnya, pengurus masjid, musala, dan majelis taklim tidak perlu khawatir apabila sertifikat tanah wakaf berada di bawah pengelolaan NU. NU, kata dia, berperan sebagai fasilitator untuk membantu menjaga agar lembaga-lembaga keagamaan tetap berada dalam koridor Ahlussunnah wal Jama’ah.

Agenda dilanjutkan dengan kajian kitab Hujjah Ahlussunnah wal Jama’ah karya KH. Ali Ma’shum yang disampaikan KH. Mukhlis Yusuf Arbi, Lc., M.A.

Dalam kajian tersebut, KH. Mukhlis melanjutkan pembahasan dari pertemuan sebelumnya mengenai amalan-amalan sunnah dalam salat Jumat yang kerap dipersoalkan dan dianggap bid’ah oleh sebagian kalangan.

Ia mengulas pentingnya memahami dalil Al-Qur’an dan hadis secara komprehensif. Menurut materi kajian yang disampaikan, tidak semua praktik keagamaan harus dicari dalilnya secara spesifik dan terpisah, sebab Al-Qur’an dan hadis juga menjadi landasan pengembangan ilmu pengetahuan serta pemahaman keagamaan.

Melalui kegiatan Lailatul Ijtima’ ini, PRNU Tugu tidak hanya memperkuat silaturahmi antarpengurus dan warga Nahdliyin, tetapi juga menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman keagamaan serta menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah di lingkungan masyarakat.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏