Depok – Pesantren Al-Hamidiyah Depok menghadirkan AHA Got Talent sebagai wadah bagi para santri untuk mengekspresikan ide, kreativitas, serta mengembangkan keterampilan dan potensi diri. Melalui kegiatan ini, santri didorong untuk berani menunjukkan kemampuan di berbagai bidang dengan tetap menjadikan akhlak sebagai landasan utama.
Hal tersebut disampaikan Wakil Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah dalam acara AHA Got Talent yang berlangsung di Ruang Serbaguna KH Achmad Sjaichu, Sabtu malam (31/10/2026), di hadapan para santri peserta One Day at Pesantren (ODAP) 2026.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa santri memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri dan menekuni berbagai bidang keahlian. Santri boleh menjadi apa saja selama kemampuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Namun, kebebasan berekspresi tersebut harus tetap diimbangi dengan etika, baik dalam berpakaian, bertutur kata, maupun bertingkah laku.
Ia juga mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke salah satu pesantren di Lasem, tempat Kiai Achmad Sjaichu dahulu menimba ilmu sebagai santri. Menurutnya, hingga kini kamar yang pernah ditempati Kiai Sjaichu masih terjaga dan dirawat dengan baik.
Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang santri dalam menuntut ilmu dapat mengantarkannya menjadi sosok besar dan memberikan kontribusi luas bagi masyarakat.
“Santri banyak menjadi orang-orang hebat. Dengan ilmu, seseorang dapat berkembang melalui proses belajar atau al-‘ilmu bit ta’allum. Bahkan, Kiai Sjaichu menguasai empat bahasa,” ujarnya.
Ia berharap AHA Got Talent dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berkreasi, mengenali potensi diri, serta lebih fokus mempersiapkan masa depan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Santri Pesantren Al-Hamidiyah (ISPAH), Muhammad Charlie El Gibran, masa bakti 2026–2027, menyampaikan bahwa AHA Got Talent merupakan ajang untuk mengasah kreativitas sekaligus mengembangkan minat dan bakat para santri.
Ia berharap kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Menurutnya, setiap santri memiliki potensi dan keunikan masing-masing yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Melalui AHA Got Talent, para santri diharapkan dapat menyalurkan kemampuan dan kreativitasnya secara positif.
Pada kesempatan yang sama, Pesantren Al-Hamidiyah juga menyelenggarakan program One Day at Pesantren (ODAP) 2026. Sebanyak 120 calon santri berkesempatan merasakan secara langsung kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Kegiatan ODAP dibuka oleh Kepala Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah, Prof. Dr. KH. Oman Fathurahman.
Kehadiran kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pesantren Al-Hamidiyah dalam memperkenalkan kehidupan pesantren sekaligus membangun ruang pengembangan potensi generasi muda.
Melalui AHA Got Talent, para santri tidak hanya diajak untuk berani tampil dan menunjukkan kemampuan, tetapi juga memahami bahwa setinggi apa pun bakat dan prestasi yang diraih, akhlak tetap menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan
Redaktur: Ahmad Munir
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏


