SMK Insan Medika Apel HSN: Teladani Santri Dalam Belajar Dan Kemandirian

whatsapp image 2026 10 22 at 16.16.06

Depok-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Insan Medika menggelar apel Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026. Para siswa yang berjumlah 301 dari jurusan Keperawatan, DKV dan Perhotelan nampak antusias khidmat dalam mengikuti rangkaian upacara.
“Tahun ini adalah perdana kita menyelenggarakan Peringatan Hari Santri di SMK Insan Medika. Meskipun bukan Pesantren atau Santri, namun kita memperingatinya salah satunya dengan apel upacara,”ujar Kepala Sekolah SMK Insan Medika H. Ahmad Ruhyat, M.Pd seusai upacara peringatan HSN di lapangan Kampus B SMK Insan Medika, Panggulan, Pengasinan, Sawangan.

Dalam apel tersebut para petugas mengenakan pakaian ala santri seperti mengenakan sarung, baju kokoh, peci dan perempuan dengan gamis. Para siswa dari lintas agama juga ikut upacara seperti menjadi petugas medis dan lainnya. Tidak hanya dalan apel saja, selama proses pembelajaran para guru dan murid tetap mengenakan sarung serta gamis.

Ruhyat yang juga alumni Pesantren Al-Muayyad Solo ini mengungkapkan salah satu pesan yang ditekankan adalah bagaimana semangat dan juang santri bisa diterapkan di Sekolah. Diantaranya, kepedulian pada ilmu dan belajar dengan sungguh-sungguh.
“Para santri sangat menjunjung tinggi ilmu yang dipelajarinya di Pesantren dengan beragam keilmuan yang bersanad melalui kajian kitab kuning. Di Pesantren juga mengajarkan kepada para santri untuk hidup mandiri karena tinggal di asrama,”terangnya.

Dirinya menambahkan, kemandirian juga menjadi salah satu hal utama diajarkan di SMK. Terlebih lagi, dengan jurusan yang mereka ambil mengharuskan memiliki keterampilan dan kemampuan yang lebih. Sehingga, diharapkan memiliki skill yang mampu ditempatkan di dunia kerja dan bersaing secara global.
“Dalam meneladani santri kita ingin mencetak pribadi yang berkarakter dengan baik serta berakhlakul karimah. Sehingga, pembentukan pribadi yang penuh dengan disiplin, jujur dan bertanggung jawab menjadikan anak Sholeh serta Sholehah. Kelak akan menjadi seorang pemimpin dengan jiwa kepemimpinan yang berkarakter dan berakhlak mulia,”katanya.

Baca juga  Cetak Kader Militan, PK IPNU-IPPNU Qotrun Nada Sukses Gelar MAKESTA

Pengawas Pembina SMK di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan (KCD) wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat H. Saikhi MM. mengapresiasi peringatan HSN. Terlebih lagi, SMK Insan Medika bukan Pesantren atau Santri. Menurutnya, karakter seorang santri dan perjuangannya patut diteladani.
“Dengan peringatan HSN sebagai ajang menumbuhkan jiwa Nasionalisme, kepemimpinan, pembinaan karakter. Diharapkan ke depan para siswa mampu meneladani santri yang mandiri, manfaat bagi masyarakat, agama dan bangsa,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut nampak hadir Ust. Aan Humaidi sebagai Inspektur Upacara didampingi para dewan guru. Pada saat upacara juga disebutkan bahwa banyak guru yang berasal dari alumni Pesantren. Pak Deto, Nazir, Ustadzah Zubaedah, Bu Marina, Bu Fatimah, Pak Alim, Bu Zaneta dan lainnya. Para siswa sangat antusias mengikuti upacara dan menampilkan lagu ya lal wathon dan hari santri.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏