Ketua Tanfidziyah MWCNU Pancoran Mas Dukung Penuh Penguatan dan Pendidikan Pengurus UPZIS

whatsapp image 2026 06 15 at 09.05.44

Depok, 13 Juni 2026 – Ketua Tanfidziyah MWCNU Pancoran Mas, Ustadz Maulana, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas dan pendidikan pengurus Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Pancoran Mas. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan pertemuan perdana pengurus UPZIS yang telah menerima Surat Keputusan (SK) dari NU Care-LAZISNU Kota Depok.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Majelis Ta’lim Azzainiyah, Pancoran Mas, pada Sabtu (13/6/2026) itu mengagendakan orientasi organisasi, pengenalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), serta penguatan pemahaman pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Prinsipnya MWCNU mendukung penuh. Buktinya, melalui pertemuan ini kami sengaja mengumpulkan para pengurus dan mengundang NU Care-LAZISNU Kota Depok untuk membantu menjelaskan tugas dan fungsi UPZIS,” ujar Ustadz Maulana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MWCNU Pancoran Mas memiliki komitmen serius dalam mengembangkan gerakan penghimpunan dana umat. Salah satunya dengan mendorong kader Nahdlatul Ulama yang memperoleh beasiswa pendidikan magister (S2) untuk turut terlibat dalam kegiatan fundraising di tingkat kelurahan.

“Artinya, dukungan MWCNU tidak main-main dalam mengaktifkan UPZIS ini. Kalau perlu, sumber daya manusia yang memiliki potensi akan kita libatkan agar kehadiran UPZIS memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Pancoran Mas,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak sembilan pengurus UPZIS MWCNU Pancoran Mas mengikuti asesmen mandiri kompetensi dasar ZIS menggunakan metode pendekatan pembuktian tidak langsung.

Sekretaris NU Care-LAZISNU Kota Depok, Muh Sodiqul Anwar, menjelaskan bahwa asesmen tersebut menggunakan instrumen yang menilai pengalaman dasar peserta dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah.

“Metode pembuktian tidak langsung ini menggunakan instrumen yang mengukur pengalaman dasar pengurus dalam mengelola ZIS,” ujar Sodiqul yang juga menjabat sebagai Ex-Officio Manajer Eksekutif NU Care-LAZISNU Kota Depok.

Baca juga  Tahun 2026, NU Care–LAZISNU Kota Depok Targetkan Kelola Dana Rp3 Miliar

Menurutnya, metode tersebut cukup efektif untuk mendeteksi kompetensi dasar pengurus sekaligus mengukur perkembangan kompetensi para pengurus lama yang telah aktif menjalankan tugas pengelolaan ZIS.

“Beberapa pengurus lama juga mengikuti asesmen mandiri ini sehingga dapat diketahui peningkatan kompetensi yang mereka miliki,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua UPZIS MWCNU Pancoran Mas, Ustadz Fathur, mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh tim SDM NU Care-LAZISNU Kota Depok.

“Asesmen mandiri ini sangat membantu kami dalam memetakan kompetensi dasar para pengurus. Terima kasih atas pendampingan SDM dari NU Care-LAZISNU Kota Depok. Hasil asesmen ini akan kami tindak lanjuti sebagai bahan penguatan kapasitas pengurus ke depan,” ungkapnya.

Melalui penguatan organisasi, orientasi pengurus, dan asesmen kompetensi dasar tersebut, diharapkan UPZIS MWCNU Pancoran Mas mampu menjalankan peran penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, amanah, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏