Konfercab X PC IPNU Depok Digelar, Daffa Nabil Al-Aziz Terpilih sebagai Ketua Masa Khidmat 2026–2028

whatsapp image 2026 09 20 at 15.33.33

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Depok menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) X di Pondok Pesantren Assa’adah, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Sabtu (19/9/2026). Forum tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus evaluasi dan penguatan arah kaderisasi IPNU di Kota Depok.

Dalam konferensi tersebut, Daffa Nabil Al-Aziz terpilih sebagai Ketua PC IPNU Kota Depok untuk masa khidmat 2026–2028. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di tingkat cabang.

Kegiatan dihadiri sejumlah jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, Majelis Alumni IPNU (MA IPNU), Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Jawa Barat, Pengurus Pusat IPPNU, badan otonom dan lembaga NU, serta organisasi kepemudaan di Kota Depok.

Di antara tokoh yang hadir yakni Wakil Rais Syuriah PCNU Kota Depok sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Assa’adah KH. Abdul Mujib, Wakil Rais Syuriah PCNU Kota Depok KH. Harirudin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan, Kabag Kesra Kota Depok Iyay Gumilar, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok H. Triyono, serta Wakil Ketua MA IPNU Jawa Barat KH. Hadi Hadiatulloh.

Hadir pula Bendahara Umum Pengurus Pusat IPPNU Rekanita Erniyanti, Ketua Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Barat Rekan Akbar Abdul Aziz, Ketua Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Barat Rekanita Renita, Ketua MA IPNU Kota Depok Ust. Aan Humaidi, Ketua GP Ansor Kota Depok H. Muhammad Kahfi, Rais JATMAN Kota Depok Kyai Rahmat, serta perwakilan banom, lembaga NU, dan organisasi kepemudaan lainnya.

Ketua PC IPNU Kota Depok masa khidmat sebelumnya, Sahal Rajabi, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan organisasi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat harapan dari para kiai dan stakeholder yang belum dapat diwujudkan selama masa kepengurusannya.

Baca juga  Kobong Forum Bahas Ekonomi Lokal Depok dari Kacamata Nahdliyin

“Terima kasih banyak kepada PCNU Kota Depok, MA IPNU Depok, banom dan lembaga yang selalu memberikan dukungan dan support kepada kami. Saya pribadi juga memohon maaf kepada para kiai karena mungkin masih banyak harapan panjenengan yang belum bisa kami wujudkan dan itu menjadi PR kita. Mudah-mudahan di kepengurusan berikutnya harapan panjenengan terhadap IPNU-IPPNU Depok dapat terwujud,” ujar Sahal.

Sementara itu, KH. Abdul Mujib menekankan bahwa Konfercab X–IX PC IPNU-IPPNU Kota Depok merupakan bagian dari proses regenerasi kader pelajar untuk melanjutkan perjuangan di lingkungan Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, proses kaderisasi tidak berhenti pada pelaksanaan konferensi, tetapi harus dilanjutkan dengan kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kader IPNU-IPPNU juga diharapkan mempersiapkan diri untuk melanjutkan pengabdian pada jenjang organisasi NU berikutnya.

Ia menekankan pentingnya niat yang kuat dan cita-cita yang jelas, yang kemudian diwujudkan melalui tindakan nyata. Di sisi lain, kader juga perlu memiliki sikap rendah hati, teguh memegang prinsip, serta tidak mudah terpengaruh oleh tekanan maupun keadaan.

Prinsip tersebut, lanjutnya, perlu berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta AD/ART Nahdlatul Ulama. Menurut KH. Abdul Mujib, perjuangan di lingkungan NU pada dasarnya juga berkaitan dengan upaya menjaga agama dan negara.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan menyoroti pentingnya strategi dan positioning organisasi agar potensi kader IPNU-IPPNU dapat ditempatkan secara tepat dan memberikan dampak nyata.

Dalam sambutannya, ia mengambil pelajaran dari kisah violinis asal Amerika Serikat, Joshua Bell. Kisah tersebut digunakan untuk menggambarkan bahwa kualitas yang baik perlu ditempatkan pada ruang yang tepat serta didukung strategi yang terukur.

Menurut KH. Achmad Solechan, sebagai organisasi kader dan pelajar, IPNU-IPPNU Kota Depok perlu menjadikan kaderisasi sebagai salah satu fokus utama. Hal itu antara lain dapat dilakukan dengan memperluas keberadaan Pimpinan Komisariat (PK) di sekolah dan pesantren serta meningkatkan kualitas kader.

Baca juga  CCIT Fakultas Teknik UI Gandeng Pergunu Depok Fasilitasi Pelatihan Guru Melek Digital

Kepemimpinan baru tersebut diharapkan dapat melanjutkan proses kaderisasi dan menjawab berbagai pekerjaan rumah organisasi, sekaligus memperkuat peran IPNU sebagai wadah pembinaan pelajar dan kader muda Nahdlatul Ulama di Kota Depok.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏