Dua Syarat Mendasar Kemandirian Organisasi, Begini Penjelasan Ketua NU Care-LAZISNU Kota Depok

Dua Syarat Mendasar Kemandirian Organisasi, Begini Penjelasan Ketua NU Care-LAZISNU Kota Depok


Cinere- Ketua NU Care-LAZISNU Kota Depok, Dr Muhtar Said, mengemukakan dua syarat bagi kemandirian organisasi. Menghindari mental meminta-minta serta membangun tata kelola yang akuntabel.

Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam acara MDS-Rijalul Ansor Spesial Harlah KH. M. Hasyim Asy’ari di Sekretariat GP Ansor Cinere, Sabtu (13/2/2026).

Pria yang merupakan doktor hukum jebolan Universitas Brawijaya, Malang sekaligus Kaprodi Ilmu Hukum di UNUSIA tersebut menegaskan bahwa ketergantungan pada bantuan tanpa perencanaan matang justru akan melemahkan marwah organisasi di mata masyarakat.

“Organisasi tidak boleh dibangun dengan pola pikir meminta-minta. Kita perlu berdiri di atas kaki sendiri dengan perencanaan yang jelas dan kerja nyata yang terukur,” ujar Muhtar di hadapan hadirini yang didominasi pengurus Ansor.

Ia menambahkan, kemandirian harus ditopang oleh tata kelola yang baik agar setiap program dapat dipertanggungjawabkan secara moral maupun administratif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap kegiatan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan dana umat.

“Akuntabilitas adalah kunci kepercayaan. Jika organisasi transparan dan profesional, masyarakat akan mendukung dengan sendirinya tanpa perlu diminta-minta,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Said juga mengajak GP Ansor untuk menata orientasi gerakan menjadi lebih fokus pada pemberdayaan jangka panjang.

Ia menilai, potensi kader muda Ansor sangat besar untuk dikembangkan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

“Ansor harus fokus pada program yang berdampak jangka panjang, bukan agenda-agenda yang acaranya sekali langsung habis terus gak ada dampaknya,” katanya.

Momentum peringatan harlah pendiri Nahdlatul Ulama itu, lanjutnya, menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan para ulama dalam membangun institusi yang kokoh dan mandiri.

Para peserta pun menyambut positif pesan tersebut dan berharap nilai kemandirian serta akuntabilitas dapat menjadi pedoman dalam merumuskan program kerja yang lebih visioner dan berkelanjutan di Kota Depok.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

Baca juga  Lailatul Ijtima NU Ranting Sukamaju Jadi Ajang Perkuat Ukhuwah dan Kebersamaan

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏