LAZISNU DEPOK GANDENG BHAKTI KARYA, PERKUAT KEMANDIRIAN EKONOMI UMAT MELALUI ZAKAT PRODUKTIF

lazisnu 2026 10 30 at 09.57.41

KOTADEPOK, PCNUDEPOK.COM – Jumat, 30 Oktober 2026 – NU Care-LAZISNU Kota Depok menjalin kerja sama dengan Bhakti Karya, jaringan toko grosir dan ritel kebutuhan pokok yang telah berkembang menjadi salah satu pelaku usaha perdagangan grosir di wilayah Jabodetabek. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi dan kemandirian umat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Bhakti Karya merupakan usaha perdagangan grosir dan eceran kebutuhan pokok yang dirintis sejak 1987 oleh H. Syafi’i. Selama hampir empat dekade, usaha ini terus berkembang dan membangun jaringan perdagangan kebutuhan sehari-hari di berbagai wilayah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pemberitaan mengenai perkembangan usahanya, Bhakti Karya telah memiliki sekitar 92 gerai dan mempekerjakan lebih dari 2.000 tenaga kerja. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Bhakti Karya tidak hanya menjalankan aktivitas perdagangan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan.

Keterlibatan Bhakti Karya dalam kerja sama dengan NU Care-LAZISNU Kota Depok diharapkan dapat mempertemukan kekuatan dunia usaha dengan gerakan filantropi Islam untuk membangun ekonomi umat yang lebih mandiri.

Pemilik Bhakti Karya, H. Syafi’i, menyampaikan kepercayaannya kepada NU Care-LAZISNU Kota Depok karena dinilai mampu mengelola dana umat secara amanah dan bertanggung jawab. Kepercayaan tersebut didasarkan pada berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan, terutama program ketahanan ekonomi melalui zakat produktif untuk membantu pengembangan usaha kecil dan usaha kerakyatan.

Menurutnya, pengelolaan dana zakat tidak semestinya hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga perlu diarahkan pada kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, K.H. Achmad Solechan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bhakti Karya, khususnya H. Ahmad Syafi’i, atas kepercayaan dan kesediaannya menjalin kerja sama dengan NU Care-LAZISNU Kota Depok.

Baca juga  Program NU Care Lazisnu Depok Hijau 2025 Dimulai, 250 Bibit Pohon Buah Disebar ke 13 Titik di Depok, Dimulai di Cilodong

Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadikan Bhakti Karya sebagai salah satu penggerak perekonomian umat melalui sinergi antara dunia usaha dan lembaga keumatan.

“Terima kasih kepada Bhakti Karya melalui Haji Syafi’i atas kepercayaan dan kerja sama yang diberikan. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian umat dan memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ungkap K.H. Achmad Solechan.

Sementara itu, Ketua NU Care-LAZISNU Kota Depok, Muhtar Said, menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan Bhakti Karya merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas program pemberdayaan masyarakat.

“Kita akan menjaga amanah tersebut dengan meningkatkan program kemandirian umat. Bagi kami, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tidak boleh berhenti pada penghimpunan dan penyaluran bantuan semata. Lebih dari itu, dana umat harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Muhtar Said.

Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus penting NU Care-LAZISNU Kota Depok adalah memperkuat program zakat produktif melalui pengembangan usaha mikro, usaha kecil, dan kegiatan ekonomi kerakyatan. Dengan pendekatan tersebut, penerima manfaat diharapkan tidak selamanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi.

Menurut Muhtar, kerja sama dengan Bhakti Karya memiliki nilai strategis karena mempertemukan dua kekuatan yang saling melengkapi. Di satu sisi, LAZISNU memiliki instrumen sosial-keagamaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Di sisi lain, Bhakti Karya memiliki pengalaman dalam mengembangkan usaha perdagangan, jaringan ritel, serta aktivitas ekonomi yang melibatkan banyak tenaga kerja.

“Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa dunia usaha dapat mengambil peran lebih luas dalam pemberdayaan masyarakat. Kami ingin zakat produktif benar-benar menjadi kekuatan ekonomi umat. Jangan sampai zakat hanya menyelesaikan persoalan sesaat, tetapi harus mampu menjadi jalan bagi masyarakat untuk keluar dari ketergantungan ekonomi,” tambahnya.

Baca juga  Luar Biasa, Tiga Bulan Lazisnu Kota Depok Mampu Kelola Ratusan Juta Dana Umat

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari penguatan sinergi antara sektor usaha dan lembaga pengelola dana sosial keagamaan. Dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan, NU Care-LAZISNU Kota Depok berkomitmen memperluas program pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Bhakti Karya dan NU Care-LAZISNU Kota Depok ingin menghadirkan semangat ekonomi umat yang tidak hanya bertumpu pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan, produktivitas, dan kemandirian.

Zakat bukan sekadar memberi untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membangun kemampuan agar umat mampu berdiri mandiri pada masa depan.

Pewarta: Handy Fernandy
Redaksi: Ahmad Munir

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏