Sambut Hari Santri 2026, MWCNU Cinere Gelar Semaan Al-Qur’an dan Istighotsah, Tekankan Literasi Digital

whatsapp image 2026 10 19 at 16.23.29

DEPOK — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cinere, Kota Depok, menggelar semaan Al-Qur’an dan istighotsah pada Minggu (18/10/2026) dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual sekaligus momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan peran santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Cinere, pengurus Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Cinere, Bhabinkamtibmas, H. Saiful selaku Bendahara PCNU Kota Depok, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi keislaman, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta merawat ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Cinere menegaskan bahwa santri merupakan salah satu elemen penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, santri tidak cukup hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan untuk menghadapi perubahan zaman, termasuk dalam bidang teknologi dan pemanfaatan media sosial.

Menurutnya, kemajuan teknologi perlu disikapi secara bijak dan bertanggung jawab. Media sosial dapat menjadi sarana dakwah yang efektif untuk menyebarkan Islam yang moderat, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan konten edukatif yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut menegaskan bahwa penguasaan teknologi dan penguatan nilai-nilai keagamaan perlu berjalan beriringan. Santri diharapkan mampu memanfaatkan ruang digital secara produktif tanpa meninggalkan tradisi keilmuan, akhlak, dan prinsip keislaman yang menjadi pijakan mereka.

Santri dan Tanggung Jawab Kebangsaan

Dalam mauidzah hasanah, Ustaz Ridwanulloh mengingatkan kembali besarnya kontribusi santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus membangun fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga  Harmonisasi Hukum kepada JPZISNU yang Belum Melaporkan Kegiatan

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan santri masa kini tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu agama, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Santri perlu melek digital serta mampu memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, santri sebagai generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Indonesia. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, santri diharapkan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan, dan memperkuat tiga pilar persaudaraan, yakni ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi santri untuk tampil sebagai teladan di tengah masyarakat sekaligus berperan aktif dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis dan berkemajuan.

Melalui semaan Al-Qur’an dan istighotsah ini, MWCNU Kecamatan Cinere berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat spiritualitas, merawat tradisi keilmuan pesantren, serta mendorong peningkatan kapasitas santri dalam menjawab tantangan zaman.

Semangat hubbul wathan minal iman diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi santri untuk tumbuh sebagai pribadi yang religius, berilmu, berakhlak mulia, melek teknologi, dan berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏