Lazuardi Al Falah Depok Gelar Shalat Istisqa, Panjatkan Doa dan Galang Solidaritas untuk Korban Karhutla

whatsapp image 2026 10 17 at 12.32.06

Depok, NU Onlinedepok — Ratusan siswa bersama civitas sekolah Lazuardi Al Falah, Margonda, Depok, melaksanakan shalat istisqa di lapangan basket sekolah pada Jumat (16/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan sekaligus wujud solidaritas kemanusiaan bagi saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Sekolah Lazuardi Al Falah, Irma Nurul Fatimah, Fajar selaku konsultan, serta jajaran dewan guru lainnya.

Pembina OSIS Lazuardi Al Falah yang juga Wakil Sekretaris Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Depok, Iid Ahmad Dimyathi, menyampaikan bahwa pelaksanaan shalat istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT, sekaligus ungkapan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Alhamdulillah, pagi ini seluruh civitas sekolah Lazuardi Al Falah melaksanakan shalat istisqa sebagai bagian dari ikhtiar dan tawakal, sekaligus wujud solidaritas untuk saudara-saudara kita di Tanah Air yang saat ini sedang menghadapi musibah,” ujarnya.

Shalat istisqa dipimpin oleh Ustadz Hakim Hasan, M.Pd., selaku imam sekaligus khatib yang bertugas di bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Lazuardi Al Falah. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk merefleksikan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, ikhtiar memohon hujan hendaknya berjalan beriringan dengan kesadaran untuk merawat alam. Manusia tidak cukup hanya berdoa, tetapi juga perlu memperbaiki perilaku dan mengambil tanggung jawab nyata dalam menjaga lingkungan.

“Dalam menjalankan misi sebagai khalifah di bumi, kita memiliki tanggung jawab untuk merawat jagat. Allah SWT telah mengingatkan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya,” ungkapnya seraya membacakan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 56:

Baca juga  PCNU Depok Akan Gelar Gebyar Ramadhan 1446 H Bertema "Lipatkan Pahala Perbanyak Amal"

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ

Artinya: “Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-A’raf [7]: 56).

Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Kerusakan ekosistem dapat berdampak luas terhadap kehidupan manusia, mulai dari terganggunya kesehatan hingga hilangnya sumber penghidupan masyarakat.

Dari Sajadah, Mengetuk Pintu Langit

Pelaksanaan shalat istisqa ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak karhutla. Di tengah berbagai krisis yang dihadapi warga di sejumlah wilayah Indonesia, doa bersama dipanjatkan agar Allah SWT segera menurunkan hujan, memulihkan kondisi alam, serta memberikan keselamatan dan ketabahan kepada masyarakat yang terdampak.

Dengan hati yang tunduk dan tangan yang terangkat, keluarga besar Lazuardi Al Falah memohon agar Allah SWT menganugerahkan rahmat-Nya, menyegarkan bumi dengan turunnya hujan, serta memberikan kekuatan kepada seluruh saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah.

Semangat tersebut terangkum dalam pesan, “Dari sajadah, kita mengetuk pintu langit.” Pesan ini menggambarkan bahwa doa dan ketundukan kepada Allah perlu disertai kepedulian serta tindakan nyata bagi sesama.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan aksi penggalangan dana yang dimotori oleh anggota OSIS SMP Lazuardi Al Falah. Aksi tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi para siswa untuk menumbuhkan kepekaan sosial, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Melalui kegiatan ini, Lazuardi Al Falah menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan iman, dan penumbuhan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

Baca juga  PRNU Mekarjaya Gelar Bakti Sosial dalam Peringatan Harlah NU ke-102

Iman yang hidup diharapkan melahirkan kepedulian, sedangkan ilmu yang bermakna akan menuntun manusia untuk memberikan manfaat bagi kehidupan. Dengan demikian, shalat istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga pengingat bagi generasi muda bahwa merawat bumi dan membantu sesama merupakan bagian penting dari tanggung jawab manusia.

Melalui doa, kepedulian, dan aksi solidaritas ini, keluarga besar Lazuardi Al Falah berharap musibah yang menimpa masyarakat dapat segera berlalu dan seluruh warga terdampak diberikan perlindungan serta kekuatan oleh Allah SWT.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏