Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Bojongsari menggelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Gratis dengan tema “Bakti Terakhir yang Sempurna, Satu Keluarga Satu Juru Rawat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Huda, Bojongsari Lama, Kota Depok, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari PAC Fatayat NU Bojongsari, Pimpinan Ranting Fatayat NU Bojongsari Lama, PRNU Bojongsari Lama, serta masyarakat umum se-Kecamatan Bojongsari.
Pelatihan menghadirkan Tim Barzah Dompet Dhuafa sebagai narasumber, yakni Ustadz Martaif dan Ustadz Handoko. Keduanya memberikan materi secara kolaboratif, mulai dari pemahaman hukum syariat Islam tentang pemulasaraan jenazah hingga praktik langsung merawat dan membungkus jenazah.
Ustadz Martaif menyampaikan materi mengenai hukum-hukum syariat Islam terkait pemulasaraan jenazah. Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai berbagai tahapan yang perlu dipersiapkan dalam proses merawat jenazah.
Sementara itu, Ustadz Handoko memandu peserta dalam sesi praktik. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan cara menggunting kain kafan hingga teknik pembungkusan jenazah.
Ketua MWCNU Bojongsari, Ustadz Syukron Hidayatulloh, S.Pd., menyampaikan bahwa pemahaman mengenai pemulasaraan jenazah sebenarnya sudah cukup banyak dimiliki masyarakat. Namun, pengetahuan tersebut belum selalu diikuti keberanian untuk mempraktikkannya ketika ada warga yang meninggal dunia.
“Materi pemulasaraan jenazah banyak orang yang memahaminya, tetapi dalam tataran praktik belum tentu berani merawat jenazah di lingkungannya. Maka acara ini sangat bagus untuk memunculkan kader-kader baru yang cekatan dan bisa merawat jenazah di lingkungannya masing-masing kelak,” ujarnya.
Ketua PAC Fatayat NU Bojongsari, Binti Khoiriyah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas kerja samanya. Terima kasih juga kepada Ketua Ranting Fatayat NU Bojongsari Lama, Nurul Nasihah, yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta seluruh panitia PAC Fatayat NU Bojongsari atas dukungan ide, gagasan, dan donasinya sehingga acara ini dapat terlaksana,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DKM Masjid Nurul Huda dan PRNU Bojongsari Lama, Ustadz Anca Alamsyah, yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan.
“Semoga acara ini berjalan lancar dan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Ketua Tim Barzah Dompet Dhuafa, Ahmad Kurniawan, menjelaskan bahwa pelatihan pemulasaraan jenazah merupakan salah satu program yang dijalankan oleh Barzah Dompet Dhuafa.
“Pelatihan pemulasaraan jenazah adalah salah satu program Barzah Dompet Dhuafa. Masih banyak kegiatan-kegiatan Dompet Dhuafa yang bisa disinergikan dengan PAC Fatayat Bojongsari. Semoga silaturahmi ini menjadi awal dari terbukanya kerja sama-kerja sama berikutnya dalam pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Bojongsari Lama yang hadir mewakili Camat Bojongsari, Bobby Khoirudin, yang berhalangan hadir karena sakit.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan Dompet Dhuafa yang telah memilih wilayah Bojongsari Lama, khususnya Masjid Nurul Huda, sebagai lokasi kegiatan.
“Ucapan terima kasih sedalam-dalamnya kepada panitia penyelenggara dan Dompet Dhuafa karena sudah menjadikan wilayah Bojongsari Lama di Masjid Nurul Huda sebagai lokasi kegiatan. Semoga berkah dan memberikan manfaat bagi semua,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Kepala KUA Kecamatan Bojongsari, Dr. H. Syaiful Millah, S.Ag. Ia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PAC Fatayat NU Bojongsari dan berharap sinergi dalam kegiatan keagamaan maupun pemberdayaan masyarakat dapat terus dikembangkan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah dilaksanakan PAC Fatayat NU Bojongsari. Semoga terus bisa bersinergi dengan program-program keagamaan di KUA Bojongsari,” ujarnya.
Ia juga menawarkan Kantor KUA Bojongsari untuk dapat dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan berbagai pelatihan keagamaan maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Sahabat Hilmiyatul Latifah, dilanjutkan Gema Wahyu Ilahi oleh Sahabat Nurul Fadlilah. Peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Subbanul Wathon, dan Mars Fatayat NU dengan dirigen Siti Ruqoyah.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ketua PRNU Bojongsari Lama, Ustadz Anca Alamsyah. Peserta kemudian mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah bersama Tim Barzah Dompet Dhuafa hingga sesi penutupan.
Melalui pelatihan tersebut, PAC Fatayat NU Bojongsari berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan sekaligus keterampilan praktis dalam pemulasaraan jenazah. Dengan demikian, kebutuhan akan kader atau juru rawat jenazah di tengah masyarakat dapat dipenuhi secara lebih mandiri dan berkelanjutan.
Oleh : Binti Khoiriyah, M.Pd.
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏




