Konfercab IX PC IPPNU Kota Depok, Nabila Sifa Aulia Terpilih sebagai Ketua Masa Khidmat 2026–2028

whatsapp image 2026 09 20 at 15.34.06

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Depok menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) IX di Pondok Pesantren Assa’adah, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Sabtu (19/09/2026). Forum tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan PC IPPNU Kota Depok untuk masa khidmat 2026–2028.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah jajaran Nahdlatul Ulama dan badan otonom, di antaranya Wakil Rais Syuriah PCNU Kota Depok sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Assa’adah KH. Abdul Mujib, Wakil Rais Syuriah KH. Harirudin, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan, Kabag Kesra Kota Depok Iyay Gumilar, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok H. Triyono, Wakil Ketua MA IPNU Jawa Barat KH. Hadi Hadiatulloh, Bendahara Umum PP IPPNU Erniyanti, Ketua PW IPNU Jawa Barat Akbar Abdul Aziz, Ketua PW IPPNU Jawa Barat Renita, serta sejumlah pimpinan badan otonom, lembaga NU, dan organisasi kepemudaan di Kota Depok.

Ketua PC IPPNU Kota Depok masa khidmat sebelumnya, Selvi Febriyanti, menyampaikan bahwa Konfercab bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi dan estafet perjuangan kader.

“Konfercab menjadi momentum yang sangat berarti bagi IPNU-IPPNU Kota Depok, bukan hanya sebagai ruang pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai estafet perjuangan dan proses pendewasaan organisasi,” ujar Selvi.

Ia berharap kepengurusan mendatang dapat menjaga kebersamaan, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan gagasan dan gerakan yang relevan dengan kebutuhan pelajar. Menurutnya, berakhirnya masa khidmat tidak berarti berakhir pula rasa memiliki terhadap organisasi.

“Para demisioner tetap memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab moral untuk mendukung serta mengawal keberlanjutan IPNU-IPPNU Kota Depok,” lanjutnya.

Sementara itu, Bendahara Umum PP IPPNU Erniyanti menekankan pentingnya keberlanjutan kaderisasi di tengah karakter generasi Z yang menurutnya cenderung memiliki ketertarikan terhadap komunitas. Ia menyebut IPNU-IPPNU sebagai salah satu pintu awal kader untuk mengenal dan memasuki lingkungan Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Baca juga  Sehari Jadi Santri, Siswa SMP Negeri 2 Depok Perdalam Pengetahuan Islam di Pesantren Al Falak Bogor

“IPNU-IPPNU merupakan gerbang awal bagi kader untuk memasuki lingkungan Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Karena itu, kader perlu terus dirawat, dibina, dan dikembangkan, sebagaimana organisasi juga membutuhkan perawatan agar tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Erniyanti juga mendorong PC IPPNU Kota Depok untuk segera menyiapkan agenda organisasi pasca-Konfercab, termasuk memastikan keberlanjutan kepengurusan dan keterlibatan kader dalam agenda organisasi di tingkat yang lebih tinggi. Kepada jajaran demisioner, ia berpesan agar tetap mengambil peran dalam mengawal kaderisasi dan keberlanjutan organisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Depok KH. Achmad Solechan menyoroti pentingnya arah gerak organisasi yang berorientasi pada pengembangan kapasitas pelajar. Ia mendorong IPNU-IPPNU agar mampu membangun citra sebagai organisasi yang memberikan ruang bagi kader untuk mengembangkan prestasi, karya ilmiah, kompetisi, hingga memperoleh akses beasiswa dan kesempatan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“IPNU-IPPNU perlu membangun citra sebagai organisasi yang mendorong prestasi, pengembangan kapasitas, karya ilmiah, perlombaan, hingga akses beasiswa dan kesempatan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tutur KH. Achmad Solechan.

Menurutnya, strategi kaderisasi yang terarah dan peningkatan kualitas kader dapat memperkuat kepercayaan pelajar terhadap organisasi sekaligus menjadi sarana untuk menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Rangkaian Konfercab IX kemudian menghasilkan keputusan terkait kepemimpinan baru PC IPPNU Kota Depok. Nabila Sifa Aulia terpilih sebagai Ketua PC IPPNU Kota Depok masa khidmat 2026–2028.

Terpilihnya kepemimpinan baru tersebut menjadi awal bagi PC IPPNU Kota Depok untuk melanjutkan proses kaderisasi dan menyusun arah gerak organisasi pada masa khidmat berikutnya, dengan tetap melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

Baca juga  Rapat Kerja PAC IPNU-IPPNU Sukmajaya Teguhkan Komitmen Gerakan Pelajar yang Berdampak

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏