Rektor UID Berikan Tiga Pesan Penting bagi Mahasiswa Baru Pascasarjana

1001507084 1024x472

DEPOK, 6 September 2026 — Universitas Islam Depok (UID) menggelar Orientasi dan Matrikulasi Mahasiswa Baru Program Pascasarjana, Minggu (6/9/2026), di halaman Kampus UID. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Magister Hukum Keluarga Islam (HKI/MHI).

Kegiatan orientasi dan matrikulasi menjadi agenda awal bagi mahasiswa untuk mengenal sistem akademik, kurikulum, tata kelola perkuliahan, budaya publikasi ilmiah, serta nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalani pendidikan di tingkat pascasarjana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UID Dr. KH. Ahmad Dahlan, MA, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Sahya Anggara, M.Si., Wakil Rektor I Acep Muahid, SH., MH., para kepala unit terkait, serta para ketua program studi.

Ketua PCNU Kota Depok Tekankan Moderasi Beragama

Narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Ketua PCNU Kota Depok Dr. KH. Ahmad Solehan, M.Si., menyampaikan materi mengenai pentingnya moderasi beragama bagi mahasiswa Pascasarjana.

Ahmad Solehan menekankan bahwa mahasiswa Pascasarjana, khususnya yang menekuni bidang pendidikan, manajemen pendidikan, dan hukum Islam, memiliki posisi strategis dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Menurutnya, moderasi beragama penting untuk membangun cara pandang keagamaan yang seimbang, adil, toleran, dan tetap berpegang pada prinsip-prinsip ajaran Islam.

Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi mampu menghadirkan keilmuan yang memberi solusi bagi persoalan masyarakat.

“Moderasi beragama diperlukan agar mahasiswa memiliki keluasan cara pandang dalam memahami persoalan keagamaan dan sosial, sekaligus mampu menjaga nilai-nilai persatuan,” menjadi pokok pesan yang disampaikan dalam sesi tersebut.

Rektor Sampaikan Tiga Pesan

Dalam sambutannya, Rektor UID Dr. KH. Ahmad Damanhuri, MA, memberikan tiga pesan kepada mahasiswa baru sebagai bekal menjalani pendidikan Pascasarjana.

Baca juga  LTN NU Depok Sowan ke PWI, Apresiasi Dukungan Pemberitaan Kegiatan Keumatan

Pesan tersebut menekankan pentingnya mahasiswa membangun kapasitas diri melalui proses pendidikan yang serius, menjaga integritas akademik, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UID Prof. Dr. Sahya Anggara, M.Si., menyoroti pentingnya kualitas dalam proses perkuliahan.

Ia menegaskan bahwa kualitas proses akademik menjadi salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata kelola Pascasarjana yang ideal. Karena itu, mahasiswa dan pengelola program studi perlu memiliki komitmen yang sama dalam menjaga mutu proses pembelajaran.

Sosialisasi Sistem Perkuliahan dan Publikasi

Materi berikutnya disampaikan Wakil Rektor I UID Acep Muwahid Muhammadi, SHI., MM., bersama UPT Pangkalan Data, UPT Jurnal, serta Biro Akademik dan Kemahasiswaan.

Sosialisasi mencakup sistem perkuliahan, mekanisme absensi mahasiswa, layanan akademik, serta pemantauan proses pedagogi. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai publikasi ilmiah, termasuk teknik melakukan submit artikel ke jurnal sebagai bagian dari tuntutan akademik mahasiswa Pascasarjana.

Pada sesi program studi, Kaprodi Magister PAI dan Magister MPI, Dr. Ahmad Suja’i, M.M., memaparkan struktur dan sebaran mata kuliah dalam kurikulum. Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai mata kuliah dan kompetensi yang akan dikembangkan selama masa studi.

Sementara itu, Kaprodi HKI Dr. Briliantina Indrati, M.Si., M.Pd., memaparkan kurikulum Program Magister HKI serta urgensi pengembangan soft skill dalam perspektif Islam.

Ia menekankan bahwa kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, dan akhlak.

Bekal Awal Menjalani Pendidikan Pascasarjana

Rangkaian orientasi dan matrikulasi tersebut memberikan bekal awal kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan akademik di Pascasarjana UID. Materi yang diberikan mencakup aspek kurikulum, sistem perkuliahan, tata kelola akademik, publikasi ilmiah, hard skill, soft skill, hingga moderasi beragama.

Baca juga  GP Ansor dan Banser Depok Dirikan Posko “Jaga Aspirasi, Jaga Indonesia”

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses pendidikan Pascasarjana secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab, serta mengembangkan keilmuan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏