DEPOK, 23 Agustus 2026 — Kontingen Pagar Nusa Kota Depok mencatatkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan BNN Cup 7. Para atlet yang turun di sejumlah kategori usia berhasil membawa pulang 34 medali, terdiri dari 4 medali emas, 13 perak, dan 17 perunggu.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran hasil pembinaan atlet pencak silat Pagar Nusa Kota Depok. Tidak hanya mengejar prestasi, keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut juga menjadi ajang bagi para atlet muda untuk menguji kemampuan, mental bertanding, serta keberanian menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Kepala Pelatih Pagar Nusa Kota Depok, Kang Iqbal, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih para atlet. Menurut dia, raihan puluhan medali tersebut tidak terlepas dari kerja keras atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan orang tua.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih para atlet Pagar Nusa Kota Depok. Perolehan 34 medali ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan orang tua,” ujar Kang Iqbal.
Ia menilai pengalaman bertanding dalam BNN Cup 7 memiliki arti penting bagi perkembangan para atlet. Menurutnya, pertandingan bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan menjadi sarana untuk membangun mental dan kepercayaan diri atlet.
“Yang paling penting, anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding dan semakin percaya diri untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” katanya.
Dominasi Prestasi di Berbagai Kelompok Usia
Raihan medali Pagar Nusa Kota Depok tersebar di sejumlah kelompok usia, mulai dari kategori Usia Dini 1, Usia Dini 2, Pra Remaja, hingga Remaja.
Pada kategori Usia Dini 1, tiga atlet berhasil meraih medali emas, yakni Keisya Sashikirana, Harsha Nuri Zafarani, dan Isma Nur Arifah.
Sementara itu, enam atlet lainnya meraih medali perak, yakni Hastunata Panuluhingtup, Ahmad Zaki Mubarok, Azka Fatih Junior, Naurah Nazhifah Sirad, M. Syafiq Umar Maulana, dan M. Alfarizqy Ghaisan.
Di kategori Usia Dini 2, dua atlet meraih medali perak, yaitu Alisha Safiya Qaireen dan Ufaira Afifa. Dua atlet lainnya, Andita dan Reytra Nazwa Putri Pratama, membawa pulang medali perunggu.
Prestasi juga ditorehkan pada kategori Pra Remaja. Imam Fathoni berhasil menyumbangkan medali emas.
Lima atlet lainnya, yakni Ahmad Nasrullah, Fatharani Zahra, Aisyah Aulia Ramadhani, Misel Tania Putri, dan Raki Azmi Waliuddin, meraih medali perak.
Adapun medali perunggu pada kategori tersebut diraih Nanda Malika Putri, Ahmad Komaruddin, Evans Darren Jordansyah, Khaira Hadina Putri, Rafif Putra Ismail, dan M. Asyam Alviano.
Pada kategori Remaja, tiga atlet Pagar Nusa Kota Depok turut menyumbangkan medali perunggu, yakni Arsyaq Awadullah, Ardana Rohman Setiawan, dan M. Rizieq Arshavin.
Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan
Manager Tim Pagar Nusa Kota Depok, Kang Sahlan, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan jajaran yang terlibat dalam keikutsertaan di BNN Cup 7.
Menurut dia, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang dimulai sejak tahap persiapan hingga pertandingan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang, para pelatih yang telah mendampingi dan membina, serta para orang tua yang memberikan dukungan penuh. Perolehan 34 medali ini menjadi kebanggaan bersama,” ujar Kang Sahlan.
Kang Sahlan menegaskan, raihan medali tersebut tidak akan membuat tim berhenti melakukan evaluasi. Sebaliknya, hasil kejuaraan akan menjadi bahan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet Pagar Nusa Kota Depok.
Menurut dia, keberhasilan seorang atlet tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diperoleh. Proses pembinaan juga harus mampu membentuk mental, kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan karakter.
“Kami tidak ingin berhenti pada hasil hari ini. Justru capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan pembinaan,” katanya.
Ia juga meminta para atlet yang belum berhasil meraih medali agar tidak patah semangat. Setiap pertandingan, kata dia, merupakan bagian dari proses untuk menjadi atlet yang lebih matang.
“Atlet yang sudah juara harus terus berkembang, sementara yang belum mendapatkan medali juga harus tetap semangat karena masih banyak kesempatan untuk berprestasi,” ujar Kang Sahlan.
Target Lahirkan Atlet Berprestasi
Kang Sahlan berharap prestasi yang ditorehkan dalam BNN Cup 7 dapat menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan pencak silat di Kota Depok.
Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pengurus, pelatih, orang tua hingga lingkungan sekitar, dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan atlet-atlet muda berkualitas.
Ia berharap para kader Pagar Nusa Kota Depok tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga dapat menembus kompetisi tingkat nasional hingga internasional.
Dengan raihan 4 emas, 13 perak, dan 17 perunggu, Pagar Nusa Kota Depok menutup keikutsertaannya di BNN Cup 7 dengan catatan positif.
Lebih dari sekadar jumlah medali, pencapaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat fondasi pembinaan atlet muda sekaligus menanamkan nilai disiplin, keberanian, sportivitas, ketangguhan, dan karakter kepada generasi penerus pencak silat di Kota Depok.
Editor: Ahmad Munir
Dukungan Anda Sangat Berarti 😊
Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:
Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏





