PRNU Cipayung Bentuk Anak Ranting di 8 RW, Perkuat Konsolidasi NU hingga Tingkat Warga

whatsapp image 2026 10 08 at 09.18.47 (2)

DEPOK, 7 Oktober 2026 — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Cipayung terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat lingkungan. Dari total 12 RW yang berada di wilayah Kelurahan Cipayung, saat ini telah terbentuk 8 Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU).

Pembentukan PARNU tersebut menjadi bagian dari upaya PRNU Cipayung mendekatkan kegiatan dan pelayanan organisasi kepada warga Nahdliyin di tingkat RW. Sementara itu, masih terdapat empat RW yang dalam proses pembentukan kepengurusan anak ranting.

Pembentukan pengurus anak ranting tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026), sekaligus dirangkai dengan kegiatan rutin silaturahmi dan pengajian warga Kelurahan Cipayung yang digelar setiap dua pekan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan warga sekaligus sarana memperkuat hubungan antara pengurus NU dengan masyarakat di tingkat lingkungan. Melalui kegiatan rutin tersebut, PRNU Cipayung berupaya agar aktivitas keagamaan dan organisasi dapat terus hidup di tengah masyarakat.

Sejumlah tokoh dan pengurus NU turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KH Fathuri Wahmad, M.A. selaku guru taklim, KH Paturi Wahid, S.E. selaku Rois Syuriah PRNU Cipayung, serta Ustadz H. Nasrudin.

Turut hadir Bapak Muhidin, Ketua RW 08, serta Bapak Syariih, Ketua DKM Mushalla Al-Ikhlas.

Dengan terbentuknya delapan PARNU, struktur organisasi NU di Kelurahan Cipayung kini semakin menjangkau tingkat kewilayahan. Kehadiran anak ranting di tingkat RW diharapkan dapat memudahkan koordinasi, memperkuat silaturahmi, serta mengidentifikasi kebutuhan warga secara lebih dekat.

PRNU Cipayung menargetkan empat RW yang belum memiliki kepengurusan PARNU dapat segera terbentuk. Dengan demikian, seluruh 12 RW di Kelurahan Cipayung nantinya dapat memiliki wadah organisasi NU di tingkat lingkungan.

Selain memperkuat struktur organisasi, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa konsolidasi NU berjalan beriringan dengan aktivitas keagamaan masyarakat. Silaturahmi dan pengajian dua mingguan diharapkan menjadi ruang untuk menjaga ukhuwah sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan warga.

Baca juga  Visitasi Asesmen Pembukaan Program Studi Baru Magister Ekonomi Syariah Universitas Islam Depok

Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar PRNU Cipayung untuk membangun NU yang semakin dekat dengan masyarakat, mulai dari tingkat ranting hingga lingkungan RW.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏