PWNU Jawa Barat Dorong PCNU Depok Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal Secara Berkala Ke Tingkat MWC

whatsapp image 2026 07 05 at 13.33.33

DEPOK — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menekankan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) secara berjenjang hingga tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di PCNU Kota Depok yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026).

Tim PWNU Jawa Barat yang terdiri dari Prof. Dr. H. Rosihan Anwar, KH. Rif’at Aby Syahid, dan Dr. Hilman Mauludin menilai bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kuatnya kepengurusan di tingkat cabang, tetapi juga oleh efektivitas pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara rutin di tingkat MWC hingga ranting.

Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Rosihan Anwar menyampaikan bahwa MWCNU sebagai ujung tombak pembinaan organisasi di tingkat kecamatan perlu memiliki sistem monitoring dan evaluasi internal yang terjadwal. Dengan demikian, perkembangan administrasi, kaderisasi, program kerja, hingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus dipantau dan ditingkatkan.

Menurutnya, monitoring dan evaluasi bukanlah untuk mencari kekurangan, melainkan menjadi sarana pembinaan agar setiap tingkatan organisasi dapat terus berkembang. “MWCNU diharapkan aktif mengevaluasi kinerja ranting-ranting di wilayahnya sekaligus memberikan pendampingan terhadap berbagai kendala yang dihadapi di lapangan,” ungkapnya.

Prof. Rosihan juga mengungkapkan bahwa PCNU Kota Depok telah menunjukkan tata kelola organisasi yang baik. Sinergi antara pengurus cabang, lembaga, badan otonom, MWC, hingga ranting menjadi salah satu kekuatan yang patut dipertahankan. Berbagai capaian seperti pengelolaan NU Care-LAZISNU Kota Depok, prestasi Fatayat NU dan Muslimat NU di tingkat Jawa Barat, kemandirian GP Ansor melalui BUMA, serta pemanfaatan aplikasi DIGDAYA dalam administrasi organisasi menjadi bukti nyata kemajuan tersebut.

whatsapp image 2026 07 05 at 11.47.14

Meski demikian, ia berharap keberhasilan tersebut terus diperkuat melalui evaluasi internal yang berkelanjutan. Bahkan, monitoring dan evaluasi juga perlu diterapkan di tingkat PWNU agar proses pembinaan organisasi berjalan menyeluruh dan terukur.

Baca juga  Tokoh Intelek Muda NU Dukung Kemajuan Sepakbola Indonesia

Ketua PCNU Kota Depok, Dr. KH. Achmad Solechan, menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, hasil monitoring dan evaluasi dari PWNU Jawa Barat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PCNU Kota Depok untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan organisasi sekaligus memperkuat budaya evaluasi di setiap tingkatan kepengurusan.

“Kami akan mendorong agar monitoring dan evaluasi internal menjadi budaya organisasi, dimulai dari tingkat MWC hingga ranting. Dengan evaluasi yang berkesinambungan, Insya Allah pelayanan Nahdlatul Ulama kepada masyarakat akan semakin baik, profesional, dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Melalui penguatan monitoring dan evaluasi internal di tingkat MWCNU, diharapkan seluruh struktur Nahdlatul Ulama di Kota Depok mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas program kerja, serta menghadirkan pelayanan yang semakin optimal bagi umat.

Dukungan Anda Sangat Berarti 😊

Yuk bantu perjuangan LTN NU Kota Depok menyebarkan informasi kegiatan NU dengan melakukan pembayaran melalui QRIS berikut:

QRIS Pembayaran

Terima kasih atas kontribusi Anda 🙏